Hubungi Andra

Selain melalui kolom komentar, anda dapat menghubungi saya di:

Ikuti blog ini pada pada pojok kiri bawah laman beranda: klik ‘Ikuti’ atau masukkan alamat email anda untuk dapatkan artikel-artikel gratis dari dokterandra.com

Email         :   dr.andra.bs@gmail.com

Twitter      :  @dokter_andra

Facebook :  Andra Arief

193 tanggapan untuk “Hubungi Andra”

  1. Selamat siang Dokter andra,

    Saya merry. Saya punya teman smp sudah 2 tahun ini dia lumpuh katanya sih syaraf tulang belakangnya terjepit. Kita pengen banget dia sembuh tapi biaya sudah habis2an…….dan gimana caranya ya……..biar dia bisa berobat gratis dengan dokter. Karena saya dapat referensi dari teman2 di Meiji Farmasi, dulu saya kerja di Meiji, kalau dokter andra adalah dokter muda syaraf yang bagus.
    Apa bisa berobat ke dokter dan dimana ? krn temen saya status ada di bandung.
    Tolong bantu kami untuk memevahkan masalah ini.

    1. Ibu Merry yang terhormat,
      Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.
      Saat ini saya belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai penyakit teman ibu. Sayang sekali bila sudah lumpuh 2 tahun. Namun kode etik kedokteran adalah berusaha memberikan pertolongan medis yang optimal untuk semua pasien.
      Sebaiknya untuk diskusi lebih lanjut melalui email saya saja di : dr.andra.bs@gmail.com
      Saya memerlukan informasi lebih mengenai perjalanan penyakitnya, termasuk gejala-gejala yang dialami teman ibu, sudah pernah berobat kemana saja dan diberikan terapi apa saja, serta data-data pemeriksaan penunjang seperti foto-foto dan MRI kalau sudah pernah ada. Yang saya ingin tanyakan juga, masalah biaya yang sudah habis-habisan itu dipergunakan untuk terapi apa ya sebelumnya?
      Mohon informasi lebih lanjut. Saya menunggu kabar dari ibu Merry.
      Terima kasih.

      Dokter Andra

  2. Siang Dokter….
    Saya mw konsultasi,anak temen saya umurnya sekitar 1 th,dulu dia kejang-kejang terus dibawa ke RS,tapi sampai sekarang belum sembuh,dan anak itu tidak bisa apa-apa kecuali menangis,kata dokter yg dulu kemungkinan yg terserang saraf motoriknya…
    Dan yg saya ingin tanyakan,,,
    dengan cara bagaimana anak itu bisa disembuhkan,apa dengan jalan operasi atau cukup dengan obat saja…
    Mohon solusinya,terima kasih
    tolong jawabannya bisa di email atau di nomor 081916268886

  3. Dear Dr. Andra

    Ada yang mau saya tanyakan, kebetulan adik ipar saya kecelakaan motor tgl 29 Des 2011 kemudian dioperasi karena ada pendarahan 35cc di otak kiri dan terjadi pembengkakan otak (dioperasi 4 hari setelah kejadian) setelah dioperasi dikarenakan drr bedah syarafnya tidak kunjung datang hanya kontrol ke dr syaraf oleh dr bedah syaraf disarankan untuk buka jahitan ke RS lain, akhirnya kami ke Rs lain tgl 28 jan 2012 kemudian ada masalah dengan jaitan di luka kepala sbelumnya bukan yang operasi, luka tersebut busuk dan bernanah akhirnya dibuang dan dijait kembali kembali (istilah mereka One day care)

    Yang mau saya tanyakan : adik ipar saya sedang mengandung 3 bulan pada saat kecelakaan dan dokter pada saat itu menjelaskan tidak ada obat yang khusus ibu hamil, biasanya kira2 berapa lama proses pemulihannya untuk kasus seperti itu dan berapa lama harus kontrol dan minum obat, karena kami khawatir dengan bayi dalam kandungannya apabila terus menerus minum obat walaupun menurut USG dan dr kandungan baik2 saja..

    kondisinya sekarang sudah membaik ingatannya sdh pulih, bicaranya sdh normal, matanya sudah tidak jereng lagi hanya saja sering mengeluh pusing

    Terimakasih Dokter atas jawabannya, kami tunggu

    1. Bapak/Ibu Hennyl yang terhormat
      Terima kasih sudah membaca blog saya.

      Perdarahan otak dengan volume mencapai 35 cc adalah suatu kasus yang harus dioperasi karena jumlah darah sebanyak itu akan mengancam jiwa dan tidak dapat diserap tubuh dengan sendirinya. Namun memang disayangkan bila dokter bedah saraf nya tidak kunjung datang karena memang tuga kita sebagai dokter bedah saraf untuk merawat pasien-pasien yang kita operasi. Saya rasa mungkin dokter bedah saraf yang mengoperasi adik ipar bapak/ibu punya alasan tertentu sehingga dia tidak kunjung datang.

      Menurut pengetahuan saya, memberikan obat kepada ibu yang sedang hamil harus ekstra hati-hati, karena ada beberapa obat yang bersifat toksik dan membahayakan janin dalam kandungan. Apalagi bila usia kehamilan masih dalam trimester pertama (3 bulan pertama) dimana janin masih dalam pembentukan organ-organ tubuh, sehingga sangat rentan terhadap berbagai pengaruh dari luar termasuk zat-zat kimia dalam obat.

      Obat-obat yang biasanya diberikan oleh seorang dokter bedah saraf pada pasien-pasien yang mengalami perdarahan otak akibat trauma kepala tidak terlalu banyak. Obat yang kita berikan biasanya :
      1. Antibiotik : Untuk mencegah dan mengobati infeksi akibat resiko masuknya kuman pada saat operasi atau saat kecelakaan.
      2. Obat anti bengkak bagi otak : Untuk mencegah dan mengobati otak yang bengkak karena trauma kepala sehingga mencegah peningkatan tekanan di dalam kepala yang membahayakan.
      3. Obat anti kejang : Biasanya diberikan pada otak yang rusak akibat trauma kepala dan/atau akibat iritasi oleh darah
      4. Vitamin dan suplemen otak
      5. Anti nyeri untuk pasca operasi

      Semua obat-obat tersebut biasanya hanya dikonsumsi selama 1 minggu sampai 2 minggu. Khusus untuk obat anti kejang, konsumsi obatnya biasanya lebih lama (bisa sampai 2-3 bulan bahkan 1 tahun) tergantung kondisi pasien dan kebutuhannya.

      Pengetahuan mengenai obat-obat yang berbahaya bagi janin umumnya lebih banyak dimiliki oleh dokter anak atau dokter kebidanan. Dalam pengetahuan saya, beberapa antibiotik dapat bersifat toksik bagi janin. Beberapa obat anti kejang juga dapat bersifat berbahaya bagi janin yang mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan janin yang tidak sempurna.

      Pengalaman saya, bila memang ada pasien yang harus dioperasi namun sedang hamil maka saya akan konsultasi dengan dokter kandungannya atau dokter anak mengenai penggunaan obat yang diperbolehkan agar tidak mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin. Apalagi obat yang harus digunakan dalam jangka waktu yang lama seperti obat anti kejang.

      Semoga membantu.

      Dokter Andra

  4. Selamat siang dr.Andra
    Sya sering merasakan pusing dikepala dan juga kepala seperti kesemutan terasa berat,saya pernah alami jatuh waktu pakai motor apakah itu ada pengaruhnya??
    Yang ke2 saya merasakan ada seperti benda keras dan nyeri dipayudara kiri dan kanan apakah itu dokter??
    Terimakasih,saya tunggu jawaban dokter..

    1. Ibu Ruth yang terhormat,
      Terima kasih sudah menulis di blog saya.

      Sebelumnya bolehkah saya menanyakan usia Ibu Ruth? Soalnya usia sangat berpengaruh dengan keluhan-keluhan yang Ibu Ruth sampaikan.
      Selain itu apakah anda punya penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan lain-lain?
      Sakit kepala dirasakan seperti apa? Apakah seperti ditusuk-tusuk, atau berputar, atau seperti diikat? Disisi mana pada kepala terasa nyeri? dan pada saat apa biasanya sakit kepala menyerang?

      Sakit kepala yang anda keluhkan masih sangat umum dengan kemungkinan penyebabnya masih sangat banyak. Sehingga memang harus lebih ditelusuri lagi kemana arah sakit kepala ini sebenarnya. Riwayat trauma kepala sebelumnya dapat memberikan gejala sakit kepala yang akan berlangsung cukup lama. Hal ini disebut dengan “post traumatic headache”. Namun bila sakit kepala berlangsung terus menerus hingga tahunan maka kita harus mulai memikirkan penyebab-penyebab lainnya. Kapan ibu mengalami trauma kepala? Apakah saat itu memakai helm? Bila Ibu menginginkan kepastian, saya menyarankan coba “general check up” ditambah dengan pemeriksaan CT Scan.
      Sakit kepala sangat banyak penyebabnya, baik dari dalam kepala maupun di luar kepala. Apalagi untuk seorang wanita, gangguan hormonal juga dapat mengakibatkan sakit kepala.

      Untuk benjolan di payudara kanan dan kiri, apakah sudah lama ibu rasakan? Apakah benjolan itu selalu ada? Apakah benjolan semakin membesar atau menetap atau mungkin pernah mengecil? Apakah ada kelainan yang muncul di kulit payudara?
      Benjolan pada payudara pada wanita bisa banyak juga penyebabnya. Kembali karena pengaruh hormonal, kelenjar-kelenjar di dalam payudara bisa mengalami hipertrofi dan mengeras. Hal ini adalah normal dan biasanya akan muncul saat-saat hormon wanita tinggi seperti saat akan menstruasi. Namun setelahnya, benjolan akan berkurang atau menghilang.
      Benjolan di payudara juga harus dicurigai sebagai suatu tumor baik jinak maupun ganas. Saya sarankan ibu untuk memeriksakan diri ke dokter bedah onkologi/bedah tumor untuk memeriksa benjolan tersebut lebih lanjut.

      Dokter Andra

  5. Selamat siang dokter saya 36 tahun,saya kecelakaan bulan FEb 2009 dan merasakan sakit kepala hebat di bagian belakang atas biasanya jika cuaca panas sekali (walo saya sedang didalam ruangan)..

    Untuk masalah benjolan itu ada sudah 6 tahun tidak bertambah besar hanya keras saja dan tidak ada kelainan lain yang mucul dipayudara…

    Terimakasih banyak dokter untuk jawabannya..

    1. Ibu Ruth yang terhormat

      Trauma kepala yang ibu alami sudah cukup lama. Saya sarankan untuk dilakukan pemeriksaan CT Scan kepala untuk mengevaluasi kemungkinan adanya suatu kelainan atau penyakit.

      Sedangkan untuk benjolan di payudara, walau tidak ada penambahan ukuran selama beberapa tahun, saya juga tetap sarankan untuk memeriksakan diri ke dokter bedah tumor. Sebuah massa dengan ukuran menetap di payudara dapat berupa suatu tumor jinak (FAM; Fibroadenoma mammae) atau dapat pula sebuah kista. Untuk memastikan tidak ada penyakit yang membahayakan, periksakanlah ke dokter bedah tumor.

      Dokter Andra

  6. Terimakasih untuk jawaban dokter,saya mau tanya lagi dokter.. kenapa saya selalu mengeluarkan dhak walaupun tidak sedang batuk dan kadang dahaknya kental hijau dan bau sekali…saya menjadi minder dokter takut orang yang dekat dengan saya takut mereka menjauh kalo saya berbicara mungkin tercium bau busuk…
    Terimakasih dokter

    1. Ibu Ruth yth
      Dahak yang hijau dan kenta menunjukkan adanya suatu infeksi di saluran nafas. Keadaan ini jelas harus diobati dengan pemberian antibiotika yang sesuai. Saya sarankan ibu untuk berobat ke dokter paru atau dokter penyakit dalam untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

      Dokter Andra

  7. Yth dr. andra
    saya seorang ibu dengan anak hidrocepalus dengan BB 6,8 kg, panjang 69 cmyang terdeteksi pada umur 3 bulan 25 hari karena lingkar kepala sudah lebih besar dari standar yaitu 45 cm (43 cm stdr), kemudian dilakukan operasi VP Shunt,sebelum saya hamil saya cek toxoplasma dan hasilnya IgG saya positif dan IgM negatif begitu juga anak saya di cek anti CMV IgG reaktif 62, Anti Toxoplasma IgG reaktif 36.43, Anti Toxoplasma IgM Non reaktif 0,191, Anti CMV IgM Non reaktif 0,455. pertanyaaan :
    1. Penyebab hidrocepalus??
    2. perkembangan anak hidrocepalus??
    3. apa efek dari pemasangan VP Shunt??
    4. pantangan apa untuk anak hidrocepalus??
    mohon penjelasannya, terimakasih dokter andra, kabar baik ditunggu segera

    -Dina-

    1. Ibu Dina Yulia yang terhormat,
      Terima kasih sudah mengisi di blog saya.

      Dari cerita dan data laboratorium yang ibu berikan sepertinya ibu memang terinfeksi golongan virus (di dalamnya termasuk toxoplasma dan CMV; citomegalo virus). Anak ibu uga sepertinya terkena infeksi virus ini.

      Penyebab hidrosefalus bisa bermacam-macam, namun secara umum dibagi menjadi dua, yaitu :
      1. Hidrocephalus congenital, yaitu hidrocephalus yang sudah terjadi sejak dala kandungan dan ditemukan sejak lahir. Penyebab hidrocephalus ini antara lain adalah karena memang gagal tumbuh kembang di dalam kandungan atau infeksi saat masih janin (dalam hal ini termasuk infeksi toxoplasma dan kawan-kawannya)

      2. Hidrocephalus acquired, yaitu hidrocephalus yang terjadi setelah lahir dan biasanya disebabkan oleh keadaan penyakit yang lain seperti tumor otak atau infeksi otak yang selanjutnya menutup jalan keluar cairan otak.

      Perkembangan anak yang menderita hidrocephalus sangat bergantung beratnya hidrocephalus, volume otak yang masih ada dan masih berfungsi setelah hidrocephalus muncul dan cepatnya hidrocephalus tersebut ditatalaksana. bila pemasangan VP Shunt dilakukan segera dan pada usia sangat dini (misalnya kurang dari 1 bulan) maka tumbuh kembang anak selanjutnya akan jauh lebih baik dibandingkan dengan pemasangan VP shunt yang sudah telat atau pada usia anak yang lebih lanjut.Seorang bayi masih memiliki cadangan daya regenerasi pada tubuhnya sehingga bila hidrocephalus di otaknya segera diatasi maka kemungkinan pemulihan lebih baik.

      Efek dari pemasangan VP shunt adalah menurunkan tekanan di dalam kepala akibat hidrocephalus sehingga otak akan terhindar dari tekanan yang merusak.
      Sedangkan komplikasi-komplikasi dari pemasangan VP Shunt di antaranya adalah infeksi, perdarahan subdural (akibat over-drainase dari cairan otak melalui selang shunt) dan mampet (malfungsi VP Shunt, akibat debris yang masuk ke dalam selang atau kerusakan selang shunt tersebut).

      Menurut saya, tidak ada pantangan untuk anak yang menderita hidrocephalus. Bahkan setelah si anak mendapatkan terapi pemasangan VP Shunt, maka harus segera dilakukan fisioterapi dan rehabilitasi agar seluruh ketinggalan tumbuh kembangnya sebelumnya dapat dikejar. Anak harus segera dilatih, dibuat lebih aktif dan jangan malah mengangap si anak sebagai orang sakit.

      Demikian dari saya, semoga dapat membantu menambah informasi bagi ibu.

      Hormat Saya

      Dokter Andra

      1. yth dr. andra…
        ketemu lagi dengan saya…semoga dr. andra selalu sehat dan dalam lindungan allah swt..amien
        kalo boleh saya ingin selalu berkonsultasi dengan dokter (semoga berkenan)…mengenai tumbuh kembang anak saya….
        waktu konsultasi yang pertama anak saya berumur 3 bulan ,,,saat ini sudah hampir 1 tahun (25 sept 2012),,,alhamdulilah saat ini sudah merangkak dan sedang belajar berdiri,,,aktif motorik kasar dan halusnya (sudah bisa mengambil benda2 kecil),pengucapan/wicara sudah bisa mengucapkan beberapa kata diantaranya mama, mamam,nenen,engga ,vitaminya pro lacta DHA for baby dikonsumsi sampai dengan anaksaya umur 2 tahun (menurut dr. syaraf anak),saat ini masih fisioterapi yang jadi pertanyaan saya adalah :
        1.apakah anak dengan hidrocepalus tumbuh kembangnya bisa sama dengan tumbuh kembang anak normal lainnya??
        2.apakah ada kelainan fungsi syarafnya???(secara umum)ada indikatornya(tanda/gejala)
        3.apakah ada stimulasi khusus untuk meningkatkan kemampuan otaknya???
        4. apakah ada kelemahan fungsi syaraf sehingga mengganggu fungsi otak seharusnya?ada pemeriksaanny??
        5.apakah vp shunt bisa dilepas??
        terima kasih dr.andra,semoga dokter bisa menjawab “kegalauan” seorang ibu… kabar baik ditunggu segera,,,

      2. Ibu Dina Yth,

        Pertumbuhan dan perkembangan anak dengan hidrosefalus akan mengalami gangguan akibat tekanan dalam kepala yang tinggi dan mengakibatkan kerusakan sel-sel saraf pusat. Namun, bila hidrosefalus diatas sesegera mungkin dengan tindakan operasi, maka kemungkinan sel-sel saraf otak tersebut untuk ber-regenerasi menjadi lebih baik, karena cadangandaya tumbuh kembang anak atau bayi masih sangat besar. Pasca terapi operatif hidrosfalus tugas selanjutnya yang juga tidak mudah adalah mengejar ketertinggalan tumbuh kembangnya. Memang tidak mudah, namun hal ini dapat dilakukan dengan stimulus, fisioterapi dan nutrisi yang optimal.

        Kemungkinan adanya gangguan fungsi sangat besar karena hidrosefalus memang merusak saraf otak.Indikator adanya gangguan saraf adalah adanya gangguan fungsi tubuh. Untuk bayi dan anak, hal ini memang susah diidentifikasi karena mereka belum dapat memberikan respon terhadap pertanyaan, rangsangan dan komunikasi yang kita berikan. Dengan bertambahnya usia, mungkin kelainan atau ganguan fungsi itu dapat terlihat.

        Stimulus untuk bayi dan anak adalah dengan merangsang penglihatan dan pendengarannya. Berikan hal-hal yang menarik dan berwarna pada si bayi, serta berikan suara-suara, termasuk musik dan bercerita untuk merangsang pendengarannya. Lakukanlah ini sesering mungkin.

        Otak merupakan pusat saraf utama sehingga segala gangguan fungsi merupakan akibat dari gangguan sel-sel saraf otak. Jadi, bukan saraf yang mempengaruhi otak. Tetapi otak itulah kumpulan saraf yang utama. Pemeriksaan otak dapat dilakukan pencitraan seperti CT Scan dan MRI, sedangkan pemeriksaan listrik otak dapat dilakukan dengan EEG dan pemeriksaan metabolisme otak dengan PET Scan.

        Hidrosefalus yang terjadi sejak usia dini (bayi), umumnya disebabkan oleh gangguan yang mengakibatkan penutupan jalan keluar cairan otak atau mengganggu penyerapan cairan otak, yang sifatnya permanen. Sehingga, pelepasan VP Shunt dari si bayi akan menimbulkan hidrosefalusnya kembali dan jelas dapat membahayakan otak. Jadi dapat disimpulkan bahwa bayi atau anak tersebut sangat bergantung pada selang VP Shunt tersebut. VP Shunt akan diganti atau ditambah panjangnya untuk mengikuti pertumbuhan tinggi badan anak.

        Terima kasih untuk doanya. Semoga doa dari ibu terkabul. Mohon saya didoakan seterusnya. Terima kasih.

        Hormat saya
        dokter Andra

  8. assalamualaikum dokter Andra….,saya bingung mau nulis apa…,anak saya laki laki ,usia 13 tahun,bb 48,tinggi 167…,mnggu lalu …mengalamin demam…dari magrib,…malam saya beri penurun panas. 2kali…,tapi subuh jam lima mengalami kejang…beberapa saat…,awalnya keluhannya ..bunda saya muter dan kuning pengelihatan saya..trus langsung kaku badannya…,mulut saya tahan dg sendok…,saya tau sadar itu terlalu keras…,akhirnya sadar..dengan keringatan..dan panas masih tinggi,…lalu ami kr RS…,observasi dilakukan… sampai 2 hari panas naik turun,tapi tetep diatas 37.5….,hanya dikasih turun panas oral..dan beberapa kali turun panas..botol..,saya lupa namanya..lewat infus….hasil test darah hari 1<dan hari ke 4 normal<eeg normal…,terapi dg antibiotik oral…,dokter belum menemukan inveksi…penyebab panas.sempet dokter mengarah mengatakan inveksi otak,saya bingung…,dr syaraf dan dr anak menyarankan antisipasi jangan sampai panas tinggi.
    yang jadi kekhawatiran saya…kalo ada inveksi itu berkembang…,gimana…apa ygharus saya khawatirkan,catatan..waktu usia 9 taun demam tinggi sempet kejang…ngigau…,trus ke dr..diagosa kna db…,waktu itu saya tidk disarankan untu periksa lanjutan tentang kejangnya…,mohon petunjuk….
    dr syaraf kmaren..masih menduga delirium(ngigau)..saya gak tau bahasa kedokterannya…,setelah ini apa yg harus saya lakukan

    1. Bapak Indra yang terhormat
      Terima kasih sudah mengisi di blog saya.

      Pertama-tama Bapak Indra harus menenangkan diri terlebih dahulu. Saya mengerti bahwa kondisi anak bapak sangat membuat bapak dan keluarga khawatir sekali. Tapi kita harus menghadapinya dengan tenang dan berusaha untuk mencari solusi yang terbaik.

      Baik, kejang demam sering terjadi pada bayi atau balita, namun sangat jarang terjadi pada anak yang sudah mulai remaja. Biasanya demam yang disertai kejang pada anak seusia anak bapak memang lah disebabkan oleh infeksi. Infeksi menyebabkan peradangan pada otak yang kemudian merangsang timbulnya demam serta kejang. Tindakan yang harus dilakukan adalah untuk segera mengatasi radang serta penyebab radang, serta mencegah komplikasi lebih lanjut. Istilah radang otak atau selaput otak dalam bahasa medis disebut dengan “meningitis” atau “meningoensefalitis”. Kuman penyebab tersering saat ini adalah TBC (tuberculosa). Bakteri jenis lain atau virus dapat juga menjadi penyebab namun tidaklah sesering TBC.

      Hasil pemeriksaan darah yang normal memang membantu menyingkirkan kemungkinan infeksi bakteri namun belum dapat menyingkirkan kemungkinan infeksi TBC. Diperlukan pemeriksaan yang lebih mendalam dan teliti lagi. Terapi yang harus dilakukan adalah pemberian antibiotik sesuai dengan kuman penyebab, pemberian obat-obat penurun panas dan pencegah kejang.

      Yang berbahaya adalah bila kejang dan demam tidak dapat diatasi atau tidak diatasi dengan benar, maka kerusakan jaringan otak akan semakin besar. Hal ini jelas akan sangat mengganggu fungsi dan tumbuh kembang si anak. Yang harus diwaspadai juga adalah komplikasi infeksi berupa hidrosefalus yaitu menumpuknya cairan otak di dalam kepala. Hal ini jelas akan merusak otak lebih lanjut.

      Jadi saat ini yang harus dilakukan untuk anak bapak adalah untuk segera memberikan obat pencegah kejang dan penurun panas, menentukan kuman penyebab dan segera memberikan terapi antibiotik yang sesuai. Hasil EEG yang normal menunjukkan bahwa kejang sudah mulai dikontrol oleh obat.
      Bapak dan keluarga harus bersabar dan berdoa agar anak bapak diberikan kesembuhan dan kebaikan.Terapi antibiotik atau anti tuberculosa (sesuai dengan pemeriksaan) harus diberikan secara agresif.

      Demikian dari saya. Semoga dapat menambah informasi.
      Semoga anak bapak diberikan kesembuhan.

      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM

      Praktek :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM Kencana

  9. slamat malam dokter Andra yang baik. saya mau tanya tentang lipoma. saya punya relasi yang terkena lipoma di bagian tengah tulang belakang. sebagai ahli bedah, menurut dokter, apakah tidak beresiko jika dilakukan operasi pengangkatan lipoma tersebut?? karena dokter yang menanganinya mengharuskan operasi. tapi dia takut menggangu saraf yang berada di tulang belakang..
    saya mohon keterangan dokter andra, apakah lebih baik operasi atau tidak…
    terima kasih banyak..

    1. Bapak/Ibu Andrea yang terhormat
      Terima kasih sudah mengisi di blog saya.

      Lipoma merupakan tumor lemak jinak yang sebenarnya sangat mudah diatasi dengan tindakan operasi. Namun hal tersebut tergantung dari lokasi lipoma itu berada. Lioma yang berada di daerah tulang belakang juga memiliki variasi lokasi. Lipoma tersebut bisa berada di daerah sekitar jaringan di bawah kulit atau oto, di sekitar tulang atau sudah masuk ke dalam rongga saraf. Pada relasi anda, dimana kah letak pasti lipoma tersebut? Apakah sudah menginfiltrasi ke saraf atau rongga saraf?
      Bila lipoma belum menginfiltrasi ke dalam rongga saraf atau ke saraf tulang belakang, maka tindakan operasi tidaklah terlalu sulit dan tidak membahayakan jaringan saraf tulang belakang. Namun bila sudah masuk ke dalam rongga saraf atau sudah menginfiltrasi ke saraf tulang belakang maka tindakan operasi jelas lebih sulit dan resiko cedera saraf juga semakin besar. Memang dokter bedah sarar biasanya akan melakukan tindakan operasi dengan menggunakan teknik yang seaman mungkin dan dengan alat-alat canggih seperti mikroskop dan lain-lain tapi resiko cedera tetap ada.

      Walaupun begitu, saya tetap sangat menganjurkan agar lipoma tersebut segera diangkat karena efek tekanan yang diakibatkannya bisa sangat merusak khususnya ke jaringan saraf. Selain itu masih ada kemungkinan lipoma tersebut mengalami perkembangan dan differensiasi menjadi bentuk yang lebih ganas seperti liposarcoma atau jenis tumor ganas lainnya.
      Tindakan operasi memang memiliki resiko namun kita selalu mengusahakan untuk meminimalkan resiko tersebut untuk terjadi. Namun bila penyakit didiamkan dan tidak diterapi maka kerusakan akan terus terjadi dan bertambah.

      Demikian dari saya, Semoga dapat menambah informasi bagi anda.
      Terima kasih.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM

      Praktek :
      1. RS MEDISTRA Jakarta (Kamis dan Sabtu, jam 18.00 s/d 20.00)
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta (Senin, Rabu dan Jumat, jam 18.00 s/d 20.00)
      3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta (Senin s/d Jumat, jam 10.00 s/d 12.00)
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta (dengan perjanjian)

      1. terima kasih banyak dok atas infonya. lipoma tersebut terletak di tengah bawah tulang belakang. disekitar lingkaran pinggang. jd bagaimana dok?? kami tinggu infonya.. terima kasih

      2. Lipoma yang terletak di bagian tengah dan bawah tulang belakang masih bervariasi situasinya. Memang daerah tengah merupakan daerah dimana saraf tulang belakang terletak. Yang penting untuk kita ketahui adalah apakah letak lipoma itu sudah dekat dengan saraf tulang belakang atau bahkan bersinggungan serta menginfiltrasi saraf tulang belakang. Karena bila demikian maka tindakan pengangkatan lipoma tersebut akan menjadi sangat berisiko. Bila lipoma itu hanya terletak di bawah kulit atau diantara kulit dengan otot, maka tindakan pengangkatan menjadi lebih kecil resikonya.

        Saran saya, sebaiknya kita lakukan pemeriksaan MRI tulang belakang untuk memastikan dengan benar lokasi lipoma itu berada. Setelah itu baru akan kita tentukan tindakan pengangkatan yang terbaik dan sejauh mana tindakan tersebut dapat kita lakukan. Bapak/Ibu Andrea dapat menemui saya di rumah sakit-rumah sakit tempat saya berpraktek bila tertarik.

        Demikian dari saya, semoga dapat membantu.
        TErima kasih.

        Hormat Saya

        Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM

        Praktek :
        1. RS OMNI PULO MAS Jakarta (Senin, Rabu dan Jumat, jam 18.00 s/d 20.00)
        2. RS MEDISTRA Jakarta (Kamis dan Sabtu, jam 18.00 s/d 20.00)
        3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta (Senin s/d Jumat, jam 10.00 s/d 12.00)
        4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta (dengan perjanjian)

  10. selamat malam dok. saya mau nanya. saya pernah sakit kepala yang sangat nyeri. rasanya datang tiba-tiba dan berlangsung sekitar 1 jam. letaknya ada di sebelah kanan. ada yang bilang ini migrain. tapi saya ingin tau keterangan dari dokter. apa penyebab nya dan apa yang perlu jadi pantangan supaya tidak muncul lagi. trus, kalo itu memang migrain, apa dampak terburuk dari migrain tersebut. selanjutnya apa obat herbal yang ampuh????

    1. Ibu Devi yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Sakit kepala merupakan suatu gejala yang sangat luas variasinya dan merupakan gejala sakit yang paling banyak timbul pada kelainan-kelainan baik di dalam kepala maupun kelainan-kelainan sistemik tubuh kita. Begitu luasnya dan kompleksnya variasi sakit kepala ini hingga sulit untuk kita gunakan sebagai alat diagnostik untuk mengarah ke suatu penyakit. Serin sekali pula orang-orang menganggap sakit kepala merupakan hal yang ringan yang akan sembuh sendiri dengan konsumsi obat-obatan sakit kepala yang dibeli sendiri. memang benar bahwa sakit kepala dapat hanya berupa gejala dari kelelahan atau karena terpapar suhu yang panas. Namun kitaharus berhati-hati karena sakit kepala dapat pula merupakan sinyal dari tubuh kita akan adanya penyakit yang lebih berat atau berbahaya.

      Yang perlu di was-was bila anda mengalami sakit kepala adalah bila :
      1. Sakit kepala yang sangat nyeri (begitu nyerinya hingga anda dapat mengalami sinkop atau pingsan atau rasa berputar sehingga anda seperti tidak dapat berpijak di muka bumi)
      2. Sakit kepala yang berlangsung terus menerus tanpa henti walau sudah mengkonsumsi obat-obatan pereda sakit kepala.
      3. Sakit kepala yang berlangsung dalam periode yang sangat lama (kronis) khususnya bila sudah berlangsung berminggu-minggu atau berbulan-bulan
      4. Sakit kepala yang disertai dengan gejala lainnya seperti muntah-muntah, kejang atau kelumpuhan lainnya.

      Bila anda mengalami jenis sakit kepala di antara salah satu di atas maka saya menyarankan untuk segera mencari pertolongan dokter khususnya dokter bedah saraf atau dokter saraf.

      Migren merupakan jenis sakit kepala primer (sakit kepala tanpa penyebab kelainan lainnya seperti tumor atau perdarahan otak) yang tersering ditemukan. Umumnya migren dialami oleh wanita pada usia 20 sampai dengan 50 tahun. Bentuk nyeri kepalanya adalah biasanya sesisi dan cukup berat. Sakit kepala migren ini biasanya mereda setelah beristirahat atau mengkonsumsi obat-obat pereda sakit kepala. Penyebabnya belum diketahui dengan pasti namun beberapa literatur mengatakan hormonal dan ketidakseimbangan aliran darah serta kurangnya kandungan gula dalam darah sebagai penyebab tersering.

      Migren merupakan sakit kepala yang tidak berbahaya namun dapat menjadi sangat mengganggu. Begitu nyerinya hingga aktifitas biasanya terhenti dan seseorang akan menjadi cenderung untuk tidur dan malas bergerak. Gejala mual dan muntah menyertai kadang-kadang. Karena penyebab migren ini tidak jelas maka usaha untuk mencegahnya juga sulit untuk dilakukan. Usaha di antaranya adalah selalu cukupi gula dalam darah (makan teratur), jangan terlalu lelah (cukup istirahat) dan jangan terpapar suhu ekstrim (terlalu panas atau terlalu dingin) terlalu lama.

      Saya tidak mengetahui tentang obat herbal yang ampuh untuk terapi sakit kepala atau migren. Beberapa referensi mengatakan teh atau kopi yang panas dapat meredakan rasa sakit kepala tersebut, namun hal ini belum terbukti secara pasti. Obat-obat sakit kepala biasanya dapat meredakan sakit kepala migren ini.

      Demikian dari saya, semoga dapat membantu dan menambah informasi.
      Terima kasih.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM

      Praktek :
      1. RS OMNI PULO MAS Jakarta (Senin, Rabu dan Jumat, jam 18.00 s/d 20.00)
      2. RS MEDISTRA Jakarta (Kamis dan Sabtu, jam 18.00 s/d 20.00)
      3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta (Senin s/d Jumat, jam 10.00 s/d 12.00)
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta (dengan perjanjian)

  11. mlm dok, saya mau tny tentang stroke. penyakit yang sekarang dialami oleh ayah saya umurnya 62 thn. dia sudah mengalami stroke selama kira2 sebulan, dari tanggal 17 juli 2012 sampai sekarang. pada tanggal tersebut saya membawanya ke ICU rs simpangan depok. sewaktu pertama masuk, tangan, jari, dan kakinya masih bisa digerakkan. setelah dua hari di ICU, keadaannya malah makin buruk. tangan dan kakinya lumpuh, tidak bisa digerakkan sama sekali. tapi, tekanan darahnya sudah turun. akhirnya, saya beranikan diri untuk membawanya pulang saja. saya takut keadaannya fisiknya makin tambah buruk. sewaktu pulang, tangan kanannya sudah lumpuh, jari dan pergelangan tangan lumpuh. kaki kanannya tidak bisa digerakkan jari2nya juga pergelangan kakinya.
    saya langsung membawanya ke dokter syaraf di rumah sakit lain, diberi obat brainact dan obt drh tinggi juga pengencer darah. kemudian saya mencoba akupuntur sebanyak 3 kali, tiap 2 hari sekali. kakinya sudah bisa digerakkan sedikit, hanya tungkai saja, jari dan pergelangan kaki kanannya masih lumpuh. saya juga membawanya ke fisioterapi. tapi sampai saat ini belum menunjukkan hasil yang lumayan.
    apakah keadaan itu bisa membaik?
    apakah dokter mempunyai solusi lain agar ayah mempunyai pengharapan lagi?

    1. Bapak/Ibu Ruby yang saya hormati
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Stroke merupakan penyakit yang sangat kompleks dan merupakan penyakit dengan dampak yang sangat besar. Dikatakan stroke merupakan penyakit no 2 terbesar yang mengakibatkan kematian setelah serangan jantung. Kenapa penyakit ini menjadi sangat ditakuti adalah karena dampaknya adalah kematian atau kecacatan yang bersifat permanen. Memang sungguh sangat disayangkan bahwa saraf atau otak merupakan organ atau jaringan yang memiliki kemampuan untuk beregenerasi dan pulih paling sulit bahkan hampir tidak bisa sama sekali. Bila sudah terjadi kerusakan maka sel-sel saraf atau sel-sel otak tidak dapat mengalami kesembuhan kembali.

      Oleh karena itu penting sekali kita mencegah jangan sampai sel-sel saraf memasuki tahap kerusakan permanen. Pada saat terjadi serangan stroke maka proses untuk menuju kerusakan permanen kemudian akan segera dimulai dan kita hanya punya sedikit waktu bekerja untuk mencegah jangan sampai hal itu terjadi. Untuk kasus stroke sumbatan maka waktu yang kita miliki untuk bekerja dan mencegah jangan sampai terjadi kerusakan permanen hanyalah 3 jam dari saat serangan terjadi. Hampir semua pasien tidak datang ke dokter dalam interval waktu itu sehingga hampir semua pasien dengan stroke akan mengalami kerusakan sel otak secara permanen. Apalagi untuk kasus stroke perdarahan akibat pecahnya pembuluh darah, maka saat itu juga pasien akan turun kondisinya dan saat itu juga kerusakan sel-sel otak sudah terjadi.

      Selain itu, perawatan dan usaha untuk mencegah kerusakan permanen tidaklah mudah. Diperlukan pengawasan sangat ketat, dan terus menerus, pemberian obat-obatan yang tepat baik dari jenisnya maupun waktu pemberiannya serta tindakan-tindakan lainnya termasuk operasi. Banyak sekali yang harus dilakukan dalam perawatan pasien dengan stroke. Bila sedikit saja kurang atau perawatan dan terapi tidak optimal maka kerusakan permanen pasti akan terjadi. Selain itu tidak banyak sarana perawatan stroke yang bagus yang tersedia di seluruh rumah sakit di Indonesia. Jadi tentu bapak/ibu bisa memahami mengapa stroke ini masih merupakan tantangan yang sangat besar bagi kita para dokter bedah saraf dan sarana-sarana pelayanan medis lainnya.

      Menurut perkiraan dan pendapat saya, kasus yang dialami ayah anda memang cukup berat. Saya rasa perawatan dan terapi yang ayah anda dapatkan masih tidak optimal. Sehingga perburukan di ICU merupakan hal yang sangat disayangkan terjadi. Pada saat tangan dan kakinya tidak dapat digerakkan lagi menunjukkan kerusakan saraf sudah menetap. Cukup baik memang tekanan darahnya dapat diturunkan.

      Satu-saunya yang bisa dilakukan saat kelumpuhan sudah terjadi pasca serangan stroke adalah stimulus semua fungsi yang terganggu tersebut. Fisioterapi dan akupunktu memang menjadi salah satu pilihan yang baik. Namun kita tidak dapat menentukan sejauh mana keadaan kelumpuhannya dapat lebih baik atau membaik. Begitu juga dengan waktu, dimana kita tidak bisa menentukan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan (yang tidak akan bisa seperti sediakala kembali). Yang penting adalah kita harus memberikan perawatan dan stimulus terbaik bagi pasien. Ayah anda juga harus dimotivasi untuk tetap bersemangat untuk pemulihan dan kesehatannya. Karena semakin semangat ayah anda makan akan semakin giat beliau untuk fisioterapi dan dengan harapan akan semakin besar pencapain pemulihannya serta dalam waktu yang lebih singkat.

      Maaf, sebelum saya tutup, untuk menganalisa penyakit ayah anda, apakah ayah anda mengalami stroke akiibat sumbatan atau stroke perdarahan? Mungkin saya masih bisa melihat apakah ada tindakan lain yang bisa kita lakukan untuk ayah anda. Terima kasih untuk infonya.
      Demikian dulu dari saya, semoga dapat menambah informasi bagi anda. Semoga ayah anda diberikan kebaikan dan pemulihan.
      Terima kasih.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (dr. Muhammad Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI_RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Praktek :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta

  12. Selamat Siang Dokter Andra

    Saya Amira. Saya mau tanya dok, Ibu saya sudah seminggu ini merasakan sakit & nyeri dari kepala sampai kaki di baagian tubuh sebelah kanannya, sedangkan yg kiri normal saja.. Dokter sebenarnya ibu saya ini sakit apa? Bagaimana cara mengobatinya? Dan apa penyebabnya dok? Mohon dijawab dok..
    Terimakasih

    1. Ibu Amira yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya

      Gejala yang ibu anda alami cukup aneh dan unik, karena berdasarkan struktur anatomi persarafan di dalam tubuh, gejala seperti itu jarang terjadi. Biasanya tidak pernah terjadi pada satu sisi yang sinergis antara kepala dan kaki. Lokasi kelainan yang mungkin cocok dengan deskripsi nyeri yang ibu anda alami adalah di batang otak. Apakah ibu anda juga merasakan kelemahan atau kelumpuhan pada sisi kanan tersebut? Sudah berapa lama keluhan ini beliau rasakan? Apakah ada gejala lain selain rasa nyeri tersebut?

      Menurut saya yang terbaik dilakukan sekarang adalah untuk segera memeriksakan ibu anda ke dokter (dokter saraf atau bedah saraf). Pemeriksaan MRI kepala sangat saya anjurkan untuk melihat kelainan dan lokasi kelainan. Saat ini saya belum dapat menyimpulkan apa-apa karena gejala yang anda deskripsikan masih sangat superfisial. Bila memungkinkan, mungkin anda bisa membawa ibu untuk bertemu dengan saya, agar saya dapat memeriksa beliau dengan lebih baik.
      Saya dapat ditemui di RS tempat saya praktek.

      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Praktek :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
      4. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta

  13. Assalamualaikum,dok anak saya umur 13 th dan menderita jalan jinijit,dia bisa berjalan bahkan berlari tp dengan ujung jari kaki,saya kasihan melihatnya.sebulan yang lalu saya membawanya ke dokter ortopedi dan dioperasi,permasalahannya adalah setelah operasi kaki yang kiri bagus tapi kaki yang kanan menjadi drop foot,luka dikaki kirnya ada di tiga tempat yaitu ditumit,belakang lutut dan pangkal paha,sedangkan yang kanan ada empat sayatan yaitu ditumit,belakang lutut ada dua sayatan dan dipangkal paha,.sekarang dia masih pisioterapi,yang membuat saya lemas adalah dokter yang menanganinya tidak menjamin bahwa drop foot nya akan hilang yang berarati anak saya akan lumpuh seumur hidupnya,anak saya sampai nangis melihat kakinya yang tidak bisa digerakkan lagi,saya mohon saran dari dokter sebelum semuanya terlambat.

    1. Bapak Musa yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya

      Saya harus jujur mengatakan bahwa saya cukup sedih mendengar kasus yang dialami oleh anak bapak. Drop foot adalah suatu kondisi kelemahan atau kelumpuhan pada kaki akibat kerusakan pada saraf-saraf daerah lumbal (pinggang bawah) hingga ke saraf kaki yang lumpuh. Untuk sedikit memberikan keterangan, saraf-saraf yang mengatur kekuatan alat gerak baik lengan, tangan , paha, tungkai dan kaki berjalan dari pusatnya di otak ke tulang belakang dan kemudian keluar dari tulang belakang sesuai dengan daerah persarafannya. Saraf yang mengatur kekuatan tangan jelas akan keluar pada tulang belakang yang lebih tinggi dibandingkan saraf yang mengatur kekuatan kaki. Saraf-saraf tersebut kemudian berjalan di bawah kulit dan diantara otot-otot untuk mencapai otot-otot yang mengatur kekuatan kaki atau tangan tersebut.

      Sehingga bila terdapat luka atau cedera di daerah tempat berjalannya saraf baik di otak, tulang belakang dan setelah keluar dari tulang belakang dapat mengakibatkan terjadinya drop foot. Untuk kasus yang anak bapak alami, drop foot hanya terjadi pada kaki kanan, yang menunjukkan kemungkinan cedera saraf terjadi pada daerah setelah keluarnya saraf dari tulang belakang hingga ke kaki tersebut. Dari cerita bapak, begitu banyak sayatan luka operasi yang ada, namun saya tidak dapat melihat langsung dan memvonis bahwa cedera terjadi karena luka-luka operasi tersebut. Tapi bisa saja luka-luka operasi yang dibuat tanpa sengaja mencederai saraf yang mengakibatkan drop foot tersebut.

      Saya harus menyampaikan kabar yang kurang baik yaitu bahwa kemampuan saraf untuk pulih sangat minim atau sangat kecil dan saraf merupakan jaringan di tubuh kita yang paling sulit untuk sembuh. Bahkan sebagian besar kasus tidak dapat sembuh sama sekali dan mengalami kelumpuhan permanen. Penelitian saat ini memang mengatakan bahwa kemampuan regenerasi dan pemulihan saraf perifer lebih baik dibandingkan saraf di pusat. Jadi saraf yang ada di daerah alat gerak langsung lebih besar kemungkinan pulihnya daripada saraf di pusat (otak atau di dalam tulang belakang).

      Walau kemungkinann ya sangat tipis, coba bapak konsultasikan dengan dokter saraf anak atau dokter saraf untuk dilakukan pemeriksaan listrik saraf perifer seperti EMG. Dari pemeriksaan-pemeriksaan tersebut mungkin bisa ditemukan di daerah mana saraf tersebut mengalami cedera. Untuk visualisasi daerah yang cedera, mungkin perlu dilakukan pemeriksaan MRI yang spesifik di daerag paha, tungkai dan kaki yang mengalami kelumpuhan, dengan harapan struktur saraf yang cedera dapat terlihat. Ini jelas memerlukan MRI yang canggih.

      Yang terakhir, sudah berapa lama drop foot ini dialami anak bapak?? kapan operasi tersebut dilakukan??
      Bila memang sruktur saraf yang cedera terlihat dan waktunya masih belum terlalu lama sejak onset, mungkin dokter bedah saraf disana dapat menyambung saraf yang putus/cedera, namun tetap kemungkinan pemulihan saraf masih kecil walau lebih baik setelah disambung. Saya rasa dokter orthopedi juga bisa melakukannya untuk saraf-saraf yang terletak sangat perifer atau di pinggir.

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat menambah informasi bagi bapak. Semoga diberikan kesembuhan dan pemulihan bagi anak bapak.
      Terima kasih,.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. Muhammad Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Praktek :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta
      4. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta

  14. Terima kasih atas penjelasan dokter,untuk melengkapi keterangan saya :operasinya dilakukan pada tgl 12 bulan agustus 2012.berarti belum sebulan dok,rencana hari senin besok akan dilakukan EMG,pada saat habis operasi kakinya yg kanan sdh tidak gerak dan tidak terasa,sekarang kakinya sudah terasa di punggung kaki tetapi gerakan dipergelangan kaki dan jari jari tdk ada.,gerakan menendang bila kakinya digantung ada tapi lemah,apakah ini ada saraf yang cedera atau komplikasi dari pemanjangan tendon dok?

    1. Bapak Musa yang terhormta

      Menurut saya gejala yang dialami oleh anak bapak adalah akibat gangguan pada saraf. Adanya gangguan sensorik (perasa) dan gangguan gerak/kelumpuhan merupakan petunjuk adanya gangguan saraf atau kelumpuhan saraf. Mulai munculnya rasa pada punggung kaki merupakan petunjuk adanya pemulihan pada saraf walau sangat kecil. Kita memang hanya sedikit berharap pada pemulihan saraf karena memang kemampuan pemulihan saraf sangat minimal.
      Saya harap dan berdoa mudah-mudahan kemampuan pemulihan saraf anak bapak lebih baik.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon

  15. Selamat pagi dokter…
    Saya sedang menunggui ibu saya yang sedang mengalami sakit yang cukup berat. Dalam 2 bulan ini sudah dirawat di rs 2 kali akibat kejang kejang. Setelah CT Scan, EEG dan MRI ditemukan sesuatu yang kata dokter syaraf adalah infeksi. Hasil lab menujukan bukan tumor, kanker atau TBC. Namun untuk mengobatinya, dokter bedah syaraf menyarankan operasi.Tidak ada jalan lain.Lalu ibu kami bawa pulang karena kami belum siap operasi. Dokter hanya menyarankan dijaga jangan sampai kejang lagi dan memberi obat jalan. Setelah di rumah, semakin hari muncul gangguan bicara sampai saat ini malah sulit bicara, namun masih sadar dan memori kuat.Hari ke 15 setelah kejang, tangan kanannya mulai kaku. Saya masih bingung apa sakit dari ibu, selain hanya tahu serangan kejang selama 1 menit ( jika tensi naik ) dan infeksi otak tersebut. Mohon pencerahannya dok….terima kasih. Salam dari Solo

    1. Bapak Achmad Syukri yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya

      Untuk gejala-gejala yang dialami oleh ibu anda, masih cukup banyak penyakit yang memungkinkan. Saya belum dapat menentukan secara pasti penyakit apa yang diderita ibu anda. Sebelumnya saya ingin bertanya terlebih dahulu, dokter bedah saraf yang anda temui menyarankan operasi apa? Maksudnya apa yang dioperasi? Tindakan apa yang akan dilakukan?

      Gejala kejang menunjukkan adanya suatu iritasi pada permukaan otak yang dapat disebabkan oleh perdarahan, tumor ataupun peradangan (infeksi) pada otak. Selain itu adanya peningkatan tekanan di dalam kepala dapat juga mengakibatkan kejang akibat pendesakan pada seluruh jaringan otak. Peningkatan tekanan di dalam kepala dapat diakibatkan oleh suatu tumor, perdarahan atau peradangan (infeksi) yang disertai dengan penumpukan cairan otak sehingga menyebabkan penyakit yang disebut dengan hidrosefalus.

      Tindakan operasi untuk infeksi yang saya ketahui adalah pembuangan nanah (abses) bila terdapat nanah atau pemasangan selang VP Shunt bila terdapat penumpukan cairan otak.
      Gejala lain seperti kesulitan berbicara ataupun kekakuan pada alat gerak juga dapat diakibatkan berbagai penyebab di atas.
      Saya sangat berharap anda dapat mengirimkan saya foto CT Scan atau MRI ibu anda ke saya. Dapat dikirimkan ke email saya di : dr.andra.bs@gmail.com

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat menambah informasi bagi bapak.
      Terima kasih.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Praktek :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta
      4. RS ISLAM Pondok Kopi Jakarta

  16. Dokter andra,….
    dokter bedah saraf mengatakan perlu operasi untuk mengambil sampel penyakitnya. Lalu akan diperiksa di lab. Setelah mengambil sampel itu baru bisa diketahui bagaimana pengobatannya. Tindakannya dengan membedah syaraf di otak. Gambar MRI sudah saya email dok, sekilas seperti ada bulatan – bulatan di bagian otak sebanyak 3 buah…terima kasih…

  17. Selamat siang siang Dokter Andra

    Saya fitri, umur 20 tahun, mau bertanya apa sebenarnya yang terjadi sama saya, 3 tahun yang lalu saya pernah mengalami kaku seluruh tubuh, tak sanggup bicara, wajah kaku, dan seluruh tubuh saya terasa sakit. Setelah periksa katanya saya mengalami kejang tonik. Selama menjalani pengobatan penyakit itu terus kambuh sampai sekarang. Pernah setahun yang lalu diperiksa katanya mengalami pembengkakan otak sebelah kanan, dan hasil dari ST scan : tak tampak lesi hiperden/hipoden, Giry sulcy samar, sistem ventrikel fan fissura silvii sempit, struktura mediana, tak deviasi. Sedangkan kesannya : Edema Serebri..
    Akhir-akhir ini sering sakit dada sebelah kanan kadang pula sebelah kiri, terasa berat dan sering sesak napas. Sering juga sakit kepala, terasa panas dan nyeri.
    Mohon penjelasannya dokter.

    Terima kasih.

    1. Fitri yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Tampaknya banyak juga ya gejala yang anda alami dan sepertinya memang sangat membingungkan.
      Gejala yang anda alami sejak 3 tahun yang lalu memang terkesan sebagai suatu serangan kejang yang berulang, dan saya rasa memang kejang tersebut berjenis kejang tonik. Permasalahan dengan kejang yang harus diselesaikan adalah kita harus mencari tahu penyebab dari kejang tersebut. Kejang merupakan akibat dari iritasi permukaan otak yang dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti tumor, perdarahan, peradangan/infeksi, dan lain-lain. Saya bertanya-tanya, apakah selama 3 tahun Fitri mengalami kejang, tidak ditemukan penyebab dari kejang tersebut??

      Bila serangan kejang terjadi berulang-ulang dan tidak terkontrol atau disertai dengan penurunan kesadaran pasca kejang maka kemungkinan sudah masuk dalam kondisi yang disebut dengan status epileptikus. Sehingga seseorang bisa dikatakan menderita epilepsi pula bila kejang terjadi terus menerus dan berulang tanpa diketahui dengan pasti etiologi atau penyebabnya. Bagaimana dengan Fitri…???

      Hasil CT Scan Fitri juga meninggalkan tanda tanya yang besar karena kesimpulannya hanya edema serebri. Edema serebri adalah kondisi yang menunjukkan otak yang bengkak. Pembengkakan otak tidak terjadi dengan sendirinya, harus ada penyebabnya seperti pasca cedera kepala, adanya tumor otak atau perdarahan otak atau adanya infeksi/radang otak. Edema serebri sebelah kanan saja yang Fitri alami malah lebih menunjukkan bahwa ada suatu penyakit utama penyebab pembengkakan ini yang belum terlacak dengan pasti.

      Saya sarankan untuk dilakukan pemeriksaan MRI kepala dengan zat kontras untuk mengetahui lebih baik apa sebenarnya yang terjadi pada jaringan otak Fitri. Bila memang perlu, dapat juga dilakukan pemeriksaan pembuluh darah otak dengan Angiografi.

      Sakit dada tidak selalu bisa dihubungkan dengan kondisi saraf atau otak karena sakit dada bisa merupakan petunjuk atau gejala ada kelainan di dalam rongga dada seperti paru-paru atau jantung. Hal ini harus diperiksa dan dipastikan dengan lebih baik oleh dokter paru/jantung atau dokter penyakit dalam. Sedangkan untuk sakit kepala, dapat merupakan gejala yang mengarahkan adanya suatu penyakit di dalam kepala.

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat membantu.
      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Praktek :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta
      5. RS Sumber Waras Jakarta

  18. Dr. Andra Yth.

    Tahun lalu saya mengalami trauma kepala akibat kecelakaan yang mengakibatkan kepala sebelah kiri atas benjol dan untuk beberapa lama saya mengalami vertigo sehingga harus dirawat dan menjalani fisioterapi. Menurut neurologist yang menangani saya pada saat itu hasil CT Scan tidak menunjukkan adanya gegar otak,sekalipun setelah kejadian saya sempat muntah-muntah dan tidak mampu bangun dari tempat tidur. Diagnosa saat itu adalah hematoma cedera kepala sedang.

    Sekarang saya tidak lagi merasakan gejala vertigo dan dapat beraktivitas normal seperti semula. Namun sudah setahun lebih benjolan di kepala yang terbentur masih belum benar-benar hilang dan akhir-akhir ini terasa sedikit sakit jika disentuh. Mengapa sudah sekian lama benjol di kepala saya belum pulih sepenuhnya? Treatment apa yang diperlukan? Mohon advicenya. Terima kasih.

    1. Ibu Lauren yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Cukup aneh juga bengkak atau benjol di kepala ibu tidak menghilang sama sekali padahal sudah setahun lamanya sejak kejadian trauma kepala tersebut terjadi. Benjolan yang biasanya disebabkan oleh radang atau inflamasi dari jaringan tubuh, dalam hal ini untuk kepala adalah jaringan otot atau kulit, seharusnya mulai mereda sejak 7 hari pasca trauma dan kemudian menghilang sama sekali pada satu bulan pasca trauma. Bila benjolan disebabkan oleh adanya darah di bawah kulit atau otot, maka memang dibutuhkan waktu lebih lama untuk tubuh menyerap sendiri darah tersebut. Namun biasanya dalam waktu paling lama 2 bulan, darah tersebut sudah diserap total oleh tubuh dan benjolan akan menghilang.

      Bila sudah terlalu lama seperti yang ibu alami, maka harus dipikirkan hal-hal lain. Kemungkinan yang ada dalam pikiran saya diantaranya adalah adanya perubahan bentuk dari tulang kepala yang disebabkan retaknya atau patahnya tulang kepala pada waktu trauma kepala tersebut. Selain itu kemungkinan lainnya adalah memang ada darah di bawah jaringan kulit atau otot, namun darah tersebut ternyata masih bertambah sedikit demi sedikit.

      Saya belum dapat membuktikan pendapat saya kecuali saya dapat memeriksa ibu secara langsung. Jika ibu berkenan untuk datang ketemu dengan saya di tempat saya berpraktek agar dapat saya nilai dengan benar benjolan yang terjadi. Selain itu saya sangat tertarik untuk melihat CT Scan kepala ibu untuk menganalisa lebih lanjut.

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat membantu ibu.
      Semoga saya dapat bertemu dan memeriksa ibu.
      Terima kasih.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Praktek :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta

  19. Salam kenal dokter andra,
    saya ryan pramana,umur 21 tahun, sekitar 7 bulanan lalu saya merasakan sakit pinggang namun hanya nyeri kecil dan tidak terlalu mengganggu, namun sekitar 2 bulanan lalu saya merasakan nyeri yg sangat luar biasa pada bagian pinggang belakang sebelah kiri sampa ke paha bag belakang,hal ini biasa saya rasakan biasanya setelah menyetir terlalu lama,dan untuk bungkuk pinggang saya sakit dok
    dan sekitar 1 minggu lalu saya konsultasi dengan dr.orthopedi di rs polomas dok,kebetulan di tempat dokter praktek,saya sudah rontgen dan dikatakan ada pergeseran tulang belakang dan saya disuruh fisioterapi dok,saya sangan cemas ini terkena HNP dok, saya ingin berkonsultasi langsung dengan dr.Andra, apakah bisa dok saya datang langsung ke rs omni untuk memastikan kondisi saYA INI?atau saya tetap konsultasi dengan dr orthopedi saja?
    terima kasih mohon balasannya

    1. Bapak Ryan yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Tampaknya dari keluhan yang anda alami memang ada kecurigaan saraf yang terganggu. Ciri-ciri nyeri yang berawal dari daerah pinggang belakang yang kemudian menjalar ke bawah seperti ke paha (dalam bidang medis disebut dengan “Nyeri radikuler”) menunjukkan adanya iritasi pada saraf. Selain itu keluhan yang memberat pada saat membungkuk juga bisa menunjukkan adanya keterlibatan saraf. Berada dalam posisi yang sama untuk waktu yang cukup lama meningkatkan resiko untuk terjadinya gangguan saraf tulang belakang. Memang ini semua belum dapat disimpulkan dan harus dilakukan pemeriksaan dengan lebih benar.

      Bapak Ryan bisa menemui saya di RS OMNI PULO MAS agar saya dapat memeriksa dengan lebih baik. Kecurigaan HNP memang ada namun belum pasti juga ini HNP. Gangguan pada sistem tulang belakang dan saraf tulang belakang memang agak kompleks dan memerlukan pemeriksaan yang agak teliti untuk mencari lokasi dan jenis gangguan tersebut.
      Sampai bertemu di RS OMNI.

      Terima kasih.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta

  20. Malam dokter andra

    saya ryan, pokoknya untuk posisi membungkuk pinggang belakakng bagian kiiri saya sakit dok,bisa tolong berikan ciri-ciri hnp ga dok? taoi bagaimana dengan dr.orthopedi saya di rs omni tersebut dok?

    1. Bapak Ryan yang terhormat

      Sebelumnya saya mohon maaf baru membalas tulisan bapak saat ini. Saya baru pulang dari luar kota memenuhi undangan beberapa rumah sakit untuk membantu tindakan operasi dan berbicara disana.

      Ciri-ciri HNP adalah berkaitan dengan mekanisme saraf di tulang belakang yang terjepit tersebut. Ciri-cirinya diantaranya adalah :
      1. Nyeri daerah pinggang yang kemudian menjalar ke arah salah satu tungkai atau kaki atau dapat juga menjalar ke kedua tungkai/kaki.
      2. Rasa baal dan/atau kesemutan pada daerah tungkai dan kaki (dapat pada sisi luar atau sisi dalam dari tungkai dan kaki)
      3. Pada keadaan berat, dapat terjadi kelemahan atau kelumpuhan dari tungkai dan kaki
      4. Nyeri umumnya dirasakan lebih memberat bila posisi membungkuk atau posisi duduk yang terlalu lama. Nyeri juga akan semakin memberat setelah berjalan dalam waktu yang cukup lama. Setelah beristirahat dengan berbaring, biasanya gejala nyeri atau gejala lainnya akan mereda.

      Ciri-ciri gejala di atas sering ditemukan pada pasien dengan HNP. Ciri-ciri diatas memang tidak khas hanya pada HNP saja tetapi sering dijumpai pada HNP. Sangat penting dilakukan pemeriksaan fisik yang lengkap dan disertai dengan pemeriksaan penunjang (pencitraan) yang tepat.

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat membantu bapak.
      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta

  21. Maaf dok, apakah tidak apa-apa jika saya langsung berkonsultasi dengan dokter andra tanpa se-pengetahuan dr.orthopedi saya ini dok?atau bagaimana saran dokter andra sebaikny7a?saya tidak ingin terlambat mengatasi masalah ini dok,mohon pencerahannya dokter

    1. Memilih dokter dan mencari pertolongan medis ke dokter sesuai pilihan adalah hak setiap orang. Saya tidak akan memaksakan bapak Ryan namun saya akan berusaha menolong bila bapak datang ke saya. Mungkin setelah pemeriksaan saya lakukan ditambah dengan hasil pemeriksaan dokter orthopedi sebelumnya akan semaki membantu menegakkan diagnosis penyakit bapak. Saya memberikan kebebasan kepada bapak Ryan.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM Kencana Jakarta
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta

      1. Iyaa dok tidak apa” balasannya baru skrg
        Ini saya ryan,21 thn
        Dari ciri” yg dokter berikan ada sebagian yg saya alami dok,seperti suka ada kesemutan kecil di telapak kaki kanan dan kiri,kesemutan kecil ini biasa saya rasakan abis nyetir dok dan kesemutan ini sya rasakan setelah udah fisio 3x dan minum obat dari dr orthopedi sya,sebelumnya tdk pernah kesemutan dok,lalu nyeri saya kok suka pindah-pindah ya dok,kadang di paha depan kanan,kadang paha belakang kiri-kanan,sya makin cemas dok dgn kondisi ini, apa benar dok hnp ini tidak bisa sembuh total walaupun dgn operasi?sya taku jika tua nanti semakin parah dok,trims balasannya

      2. Ryan yang terhormat

        Bila memang mencurigakan HNP, sebaiknya segera kita tentukan terapi yang tepat. Ryan boleh menemui saya di RS OMNI untuk kita periksa lebih lanjut. Usia Ryan masih muda dan fungsi saraf dan tubuh harus dijaga. HNP bila ditatalaksana dengan cepat dan tepat maka dapat memberikan hasil yang baik. Tindakan operasi bila memang merupakan indikasi maka akan sangat membantu untuk mengatasi HNP ini.

        Hormat Saya

        Dokter Andra ( Dr. M. Radhian Arief, SpBS )
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon

  22. Pagi dokter andra, ini saya ryan

    Saya niatnya ingin MRI terlebih dahulu dok baru konsultasi ke dr.andra, gapapa kan dok kalo saya mri di rs lain?soalnya di om ni belum ada mri nya
    Oh gitu yah dok, berarti kemunkinan saya untuk sembuh ada yah dok?soalnya saya sangat cemas penyakit ini tidak bisa disembuhkan dom dan saya terus kepikiran hingga tidak fokus untuk hal lain-lainnya dok
    thanks dok balasannya

    1. Ryan yang terhormat

      Saya setuju sekali untuk dilakukan MRI dahulu. Memang benar tidak ada MRI di RS OMNI PULO MAS. Tidak apa-apa MRI dilakukan di RS lain. Setelah ada MRI, silahkan bertemu dengan saya.

      Bila penyakitnya diketahui dan ditatalaksana dini maka kemungkinan untuk penyembuhan dan pemulihan tetap ada.

      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta

  23. Selamat siang dokter Andra

    Terimakasih dokter atas penjelasannya. Kejang yang saya alami itu kadang karena kelelahan, kadang pula tanpa sebab, biasanya dimulai dari tangan dan kaki dingin, sesak napas, pusing, kemudian kaku.
    kurang lebih 5 tahun yang lalu saya pernah jatuh dari atas kasur. Sejak itu saya sering pusing yang berkelanjutan sampai sekarang.

    1. Ibu Fitriyana

      Bila kejang masih terus berlangsung dan mengganggu aktifitas maka sebaiknya segera berobat untuk mendapatkan terapi yang tepat. Kejang yang berulang sangat berbahaya bagi kesehatan otak dan dapat menyebabkan kematian sel-sel otak. Kejang harus segera diatasi.

      Terima kasih

      Dokter Andra
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon

  24. Malam dokter andra
    ini saya ryan,

    saya sudah MRI dan hasilnya sbg berikut

    -Lordosis ruas lumbal masih baik dan tidak terlihat formasi spur di semua korpus vertebrae. Intensitas signal marrow masih baik dan tidak ada fraktur kompresi maupunh listesis.
    – Tidak terlihat penipisan diskus-diskusnya kecuali terlihat penurunan signal diskus L4/5 yg disertai extrusi diskusnya yg mengindentasi dural dan radix kiri pada level root entry.Ligamen longitudinal posterior masih utuh dan tidak terlihat sequester material diskusnya intrakanal.
    -Tidak ada stenosis kanal spinal dan tidsk ada perubahan signal low csf. Tidak ada hipertrofik faset maupun ligamen flava.Predikel,lamina dan prosesus normal,
    KESIMPULAN : Terlihat herniasi diskus 4/5 yang mengiritasi dural dan radix kiri

    Bagaimana dok apa dari hasil ini dokter bisa memberikan pencerahan tentang sakit saya ini? dan apa kah saya bisa sembuh tanpa operasi dok?terimakasih banyak atas pencerahannya

    1. Bapak Ryan yang terhormat

      Kapan kira-kira bisa bertemu dengan saya dan membawa hasil MRI tersebut? Saya ingin melihat dengan lebih jelas.
      Bila memang herniasi diskus nya tidak terlalu parah, maka saya akan menyarankan untuk dilakukan fisioterapi saja. Namun bila herniasi diskus terlalu parah dan mengancam mematikan sel saraf maka saya terpaksa harus menyarankan tindakan operasi. Namun jangan takut dengan operasi, karena keputusan operasi merupakan keputusan yang matang.

      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM

  25. pagi dokter andra yth.

    Secepatnya dok,minggu-minggun ini saya sedang ujian dok jadi munkin minggu-minggu depan, namun apa dengan tindakan fisioterapi bisa sembuh total dok? dan kalo operasi pakai metode apa dok yg aman?karna saya beluim pernah di oprasi sebelumnya.

    terimakasih banyak dok

    1. Ryan yang terhormat

      Bila HNP terlalu menonjol maka dengan fisioterapi saja akan sulit untuk sembuh. Tindakan operatif selalu dipertimbangkan sebagai yang terbaik. Operasi kita lakukan dengan teknik minimal invasif, mungkin lebih baik dan lebih jelas untuk dideskripsikan secara lisan nantinya.

      Selamat ujian

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon

      1. Malem dok Andra!
        Aq mw konsultasi!
        Udah hampir 5 th aq kena pnyakit aneh yg mnurut dokter adlah Ayan/Epilepsi!
        Klo gx salah prtama kali kena umur 23.
        Sampai skrg msh sering kambuh!
        Mnrut dokter obat’y ap?

      2. Beben yang terhormat
        Terima kasih sudah mengunjungi blog saya
        Sebelumnya saya ingin menyampaikan permohonan maaf saya karena baru bisa membalas tulisan anda sekarang.

        Satu hal yang perlu diketahui, penyakit epilepsi yang sebenarnya harus dialami seseorang sejak kecil dan tidak muncul secara tiba-tiba saat seseorang sudah dewasa. Penyakit epilepsi merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan gejala kejang yang berulang yang disebabkan oleh gangguan listrik otak dan tidak terdapat kelainan struktural atau anatomi pada otak. Apakah memang seperti ini yang anda alami? Gejala apa yang sebanarnya anda alami?

        Gejala kejang dapat timbul dalam berbagai kondisi yang mengganggu listrik otak, baik yang disebabkan dari dalam kepala maupun dari luar kepala. Penyebab dari dalam kepala seperti kelainan pembuluh darah, kelainan berupa tumor dan infeksi. Sedangkan gangguan dari luar dapat berupa ketidakseimbangan garam darah maupun keracunan metabolisme lainnya.

        Untuk keadaan anda, saya mencurigai kemungkinan ada lesi di dalam kepala karena kejang atau keluhan baru pertama kali anda alami pada saat usia 23 tahun. Apakah anda pernah menjalani pemeriksaan CT Scan kepala atau MRI kepala? Bila belum pernah sebaiknya dilakukan karena sangat penting untuk mendiagnosis penyebab penyakit anda tersebut.

        Terapi untuk epilepsi atau kejang adalah obat anti kejang yang biasaya diberikan dalam keadaan tunggal atau kombinasi dengan dosis yang disesuaikan dengan kebutuhan si penderita. Bila sudah memakai seluruh jenis obat dengan dosis yang sudah maksimal yang dapat ditoleransi maka tindakan operasi mungkin perlu dilakukan untuk merusak bagian lesi yang mengakibatkan kejang itu muncul.

        Bila hingga sekarang keluhan anda masih sering kambuh maka artinya terapi yang anda jalani belum optimal dan masih harus dicari terapi dan obat serta dosis yang terbaik untuk anda. Segera konsultasikan ke dokter saraf anda untuk mengetahui lebih lanjut. Anda juga dapat bertemu dengan saya untuk menganalisa lebih lanjut penyakit tersebut.

        Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu anda beben.
        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI RSCM.
        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS MEDISTRA Jakarta
        2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
        4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta

  26. Malam dokter,ini saya ryan

    saya ingin bertanya jika nanti saya jadi di oprasi hnp,untuk tingkat keberhasilannya berapa persen ya dok?lalu apa ada efek samping untuk ke depannya dok? masa pemulihannya butuh waktu brapa hari dok?
    trims dokter andra

    1. Ryan yang terhormat

      Yang saya bisa sampaikan adalah alhamdulillah selama ini operasi seperti Ryan dapat dilakukan dengan baik. Saya selalu berdoa dan berusaha tidak terjadi komplikasi ataupun efek samping yang berat. Tujuan kita adalah agar Ryan tidak lumpuh ataupun mengalami gejala gangguan saraf berat lainnya. Masa pemulihan sangat tergantung dari semangat dan motivasi Ryan untuk segera pulih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI RSCM.
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta

  27. Saya sekarang sedang coba buat renang dulu dok, kira-kira kalau 6 bulanan lagi saya baru di oprasi apakah saraf saya bisa makin parah?soalnya saya masih takut dan ragu dengan oprasi,munkin karna saya tidak pernah di oprasi sebelumnya,

    1. Ryan, menurut saya secara ilmu medis, kasus kamu lebih baik segera dilakukan tindakan. Tapi semuanya memang tergantung diri Ryan. Bila Ryan memang belum siap, saya tidak dapat memaksakan. Saya hanya dapat memberikan informasi dan saran. Selama menunggu, tetap berenang ya.

    1. Microendoscopic itu menggunakan mikroskop dan endoskopi. Hal itu memang bisa dilakukan namun dengan biaya yang lebih mahal. Dengan teknik konvensional, kasus Ryan juga dapat dikerjakan dengan baik dan aman. Yang penting sekecil mungkin trauma yang kita buat terhadap jaringan dan tubuh Ryan.

      Hormat Saya

      Dokter Andra

  28. Sa\ya sudah dskusikan dok masalah operasi ini dgn org tua,kira-kira biaya operasi dengan memakai mikroendoscopic itu berapa ya? dan kalau yg konvensional berpa dok? lalu tindakan itu yg terbaiknya dilakukan dimana dok?omni,rscm atau islam pondokopi?terimakasih banyak dok

    1. Ryan yang terhormat

      Operasi dengan microscopic atau endoscopic jelas lebih mahal daripada operasi konvensional. Harganya dapat mencapai 2 sampai 3 kali harga operasi konvensional untuk HNP. Saya tidak mengetahui dengan pasti harga paket untuk operasi tersebut, dan hal ini sangat bergantung dengan pilihan tingkat kamar yang Ryan ambil nantinya. Coba Ryan langsung konsultasikan ke masing-masing rumah sakit tentang masalah biayanya. Ryan boleh memilih dimana saja dilakukan tindakan. Namun mengingat jadwal yang sangat padat pada RSCM maka kemungkinan besar akan tertunda lama. Untuk sisa pilihan rumah sakit, saya menyarankan dilakukan di Omni karena memang suasananya lebih nyaman dan peralatannya sedikit lebih baik dibandingkan yang lain. Namun kembali, semua pilihan tergantung Ryan.

      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI RSCM.
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
      4. RS Islam Pondok Kopi Jakarta

  29. Orang tua saya bilang tidak apa-apa dok lebih maahal asalkan dibawah 50 jutaan,karena saya dapat jaminan kesehatan sebesar itu, jadi jika lebih aman dan nyaman pakai med saya dapat memilih teknik itu dok,begitu dok maksud saya.

    1. Ryan yang terhormat

      Dapatkah ryan menghubungi saya atau memberikan saya cara untuk menghubungi Ryan? Saya ingin berbicara lebih jelas dan lengkap dengan Ryan. Bila Ryan memang memilih dengan mikroskop, maka dapat juga kita lakukan. Ryan bisa mengkontak saya pada BB saya di pin : 26936905

      Saya menunggu kabar dari ryan.
      Terima kasih

      Dokter Andra

    1. Tingkat keamananmemang lebih baik pada penggunaan mikroskop karena adanya teknologi pembesaran visual bagi saya. Namun dengan teknik konvensional juga baik dan aman karena memang pada dasarnya operasi bedah saraf harus dilakukan dengan hati-hati.

      Saya rasa tidak terlalu jauh perbedaan masa pemulihan antara kedua teknik. Semua tergantung dari motivasi Ryan untuk segera pulih dan beraktifitas kembali.

      Terima kasih

      Dokter Andra

  30. Dear dr andra

    terima kasih..thanks God untuk infonya melalui blog yang berharga ini
    setelah 6 tahun dan saya baru tau kalo penyakit yang saya derita adalah Lipoma..
    saya sangat takut untuk cek ke dokter karena takut akan diagnosanya

    Saya menderita benjolan ditulang belakang saya dan saya yakin ini adalah lipoma..

    Dr andra…mohon pencerahannya untuk biaya yang harus dikeluarkan untuk menjalankan operasi mengeluarkan lemak ini.

    1. Rian yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Saya tidak tahu pasti biayanya dan sangat tergantung dari jenis anastesi (pembiusan) yang Rian inginkan. Pengangkatan lipoma dapat dilakukan dengan pembiusan umum atau dengan pembiusan lokal. Biaya dengan pembiusan umum tentunya lebih besar daripada biaya pengangkatan dengan pembiusan lokal. Saya perkirakan biaya untuk pengangkatan lipoma saja mungkin berkisar antara 3 sampai 5 juta. Hal ini tentunya dikarenakan karena posisi lipoma yang sedikit lebih rumit. Bila Rian berkenan, saya dapat membantu Rian untuk mengangkat Lipoma tersebut. Rian dapat menemui saya di tempat-tempat saya berpraktek.

      Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu Rian.
      Terima kasih.

      Hormat Saya
      Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS Islam Pondok Kopi Jakarta
      4. RSCM / RSCM Kencana Jakarta

  31. Malam dr

    Sy lela…seorang ibu RT usia 39 thn,dibagian kelopak mata kiri sy ada benjolan yg besarnya kira2 3cm an,Sy sdh periksa ke dr spesialis mata di bdg dan disarankan melakukan CT scan..hasil CT scan kesimpulan pembesarandifus glandula lacrimalis 28*32*13 mm.dan menurt dr mata nya..hrs dibiopsi.Tp sy msh takut..akhirnya sy biarkan dulu..tp lama kelamaan ternyata mengganggu mata sy jg ya,suka pegel.Seandainya dilakukan tindakan biopsi..apakah efeknya buat bola mata dan otot mata nya..? Dan dibagian punggung pas dekat pundak jg ada benjolan tp blm sy periksakan.Mohon penjelasan dr yg terhormat. ..agar sy dpt melanjutkan pengobatan selanjutnya.Trimaksh sblmya..penjelasan dr akan sangat bermanfaat untuk sy

    1. Ibu Lela yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya

      Sebelumya saya ingin menyampaikan permohonan maaf saya karena baru bisa membalas tulisan ibu saat ini.

      Pembesar difus glandula lacrimalis merupakan kasus yang tidak sedikit bagi dokter mata dan bila benjolan yang terjadi sudah mengganggu maka sebaiknya memang diangkat. Pengangkatan benjolan ini bertujuan untuk mengurangi gejala yang ibu rasakan sekaligus untuk dapat memeriksa dan memastikan apa sebenarnya benjolan tersebut.

      Dokter mata pasti memiliki teknik operasi yang baik sehingga mampu mengangkat benjolan tersebut tanpa merusak bola mata atau otot mata. Jadi Ibu tidak perlu khawatir dan konfirmasikan kepada dokter mata ibu mengenai operasinya.

      Untuk benjolan di punggung, saya ingin sekali memeriksanya. Kemungkinan besar memang benjolan di bawah kulit yang biasanya adalah tumor jinak seperti lipoma. Namun saya ingin memeriksanya lebih lanjut dan bila ibu berkenan dapat menemui saya di tempat-tempat saya berpraktek. Sedikit saya ingin bertanya, apakah benjolan yang di punggung terasa nyeri bila disentuh atau ditekan? Apakah benjolan tersebut dapat digerakkan dengan tangan? Berapakah ukuran benjolan di punggung ibu itu?

      Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu ibu. Semoga saya dapat membantu ibu.
      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

      1. Dear Dr. Andra
        Saya ingin konsultasi tentang keadaan ayah saya. Sekitar tahun 1994 ayah saya mengalami sakit pada pinggang yang teramat sakit,disertai rasa panas pada saat duduk. Sehingga ayah saya pada saat itu menahan rasa buang air besar karena tidak sanggup menahan rasa panas di punggung pada saat duduk. Kemudian disusul dengan nyeri pada pinggang hingga paha sebelah kiri,yang menurut ayah saya sakitnya seperti disengat kalajengking. Awal kejadiannya pada saat ayah saya mengangkat beban (barbel) dengan posisi berdiri. Entah ada kesalahan posisi berdiri atau apa, tiba-tiba terdengar seperti bunyi krek dari paha kiri ayah saya. Penanganan yang dilakukan saat itu adalah ayah saya berobat ke rumah sakit dijogja. Kebetulan kami tinggal di NTT. Dirumah sakit disana ayah saya disuntik ditulang belakang dan diberikan obat2n. Saat itu saya masih SD dan tidak ikut ke jogja dok,jadi tidak banyak yang bisa saya jelaskan tentang keadaan pada saat itu.
        Kemudian sekitar 4 atau 5 tahun yang lalu, nyeri pada tulang belakang terasa lagi. Ayah saya dirujuk oleh dokter saraf di kupang untuk cek ke dokter di surabaya. Pada saat itu ayah saya menjalani MRI dan terlihat bantalannya keluar. Saat itu kaki kiri terasa lemah sehingga untuk berjalan ayah saya memerlukan bantuan tongkat. Kaki kiri juga terasa ba’al. Oleh dokter disurabaya, ayah saya disarankan untuk menjalani operasi. Akan tetapi karena ayah takut efek samping dari operasi,jadi ayah saya tidak mau di operasi dok.
        Dari saudara di jakarta,ayah disarankan untuk berobat alternatif dengan akupuntur tapi setelah beberapa kali berobat,hasilny nihil. Kemudian saya mengajak ayah saya untuk mencoba teknik chiropractic. Pada saat itu kami ditangani oleh Dr.david husband. Setelah 3 kali kunjungan ,alhamdulillah ayah saya bisa berjalan tanpa tongkat walaupn masih agak lemah. Pengobatan dilakukan sekitar sebulan.. Seminggu 3 kali. Karena sudah banyak perubahn akhirnya ayah saya pulang ke NTT.
        Namun sekitar 2 bulan yang lalu, penyakit ini kambuh lagi tapi kali ini lebih dominan pada kaki kanan. Saya mencoba menghubungi klinik dr.david lagi tapi ternyata dr davis sudah kembali ke australia. Akhirnya ayah saya mencoba chiropractic di bali. Akan tetapi nyerinya justru berpindah-pindah dari pinggang ke belikat atau leher sehingga terkadang ayah saya susah mengangkat kepala pada saat duduk. Untuk mengurangi rasa sakit,biasanya ayah saya minta di pijit tradisional. Puncak sakitnya adalah foot drop pada kaki kiri. Sekitar 3 mingguan ini ayah saya mencoba chiropratic lagi dijakarta. Hasilnya memang ada walaupun tidak signifikan, dalam arti telapak kaki kanan mulai agak powerfull.. Nyeri pada belikat mulai berkurang. Menurut dokter yang menangani ayah saya,sepertinya tindakan paling tepat saat ini untuk mengatasi foot dropnya adalah dengan operasi tipe micro surgery. Menurut beliau kami disarankan untuk cek ke rs medistra. Akan tetapi ayah saya sepertinya masih sangat takut dengan kata operasi dok, tapi di lain sisi foot drop nya membuat ayah saya kehilangan separuh dari kepercayaan dirinya. Pesimis dan sensitif. Akan tetapi ayah saya memiliki semangat yang luar biasa besar untuk sembuh dok, makanya pengobatan apapun yg disarankan teman atau kerabat ingin dicobanya. Termasuk pengobatan alternatif dengan teknik pijat dan menggunakan alat semacam kop untuk bekam,kemudian digeser2. Teknik ini menimbulkn rasa nyeri luar biasa dan menyisakan bekas memar di punggung dan pinggang ayah saya.
        Menurut chiropractor yg menangani ayah saya,kemungkinan hnp ini sudah menimbulkn luka. Pesan yang disampaikan oleh otak tidak tersampaikan dengan baik hingga telapak kaki. Dan berbagai penjelasan medis yang saya harap bisa saya tanyakan langsung dengan dokter.
        Menurut dokter, apa penanganan yang tepat untuk ayah saya saat ini? Kalau harus operasi,apakah efek sampingnya? Mohon info waktu praktek dokter andra yah. Sebelum dan sesudahnya saya sangat berterima kasih atas kesediaan dokter untuk menjawab pertanyaan saya.

      2. Zoraya yang terhormat
        Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

        Cukup panjang perjalanan penyakit ayah anda dan sepertinya memang menunjukkan adanya kompresi atau irtasi saraf tulang belakang yang progresif dan semakin memberat. Sayang sekali hingga saat ini ayah anda sudah mengalami gejala kelemahan kaki (foot drop) sehingga dapat kita anggap tingkat kerusakannya sudah cukup berat. Namun memang kita harus selalu berupaya untuk memberikan suatu terapi pada ayah anda.

        Berdasarkan pemeriksaan fisik dan MRI sudah terlihat bahwa memang ada HNP dan gejala yang ayah anda alami memang mengarah kepada suatu HNP. Berdasarkan cerita anda sudah cukup banyak terapi yang dijalani oleh ayah anda namun belum memberikan hasil yang maksimal. Oleh karena itu saya rasa mungkn saat ini tindakan operasi perlu dipertimbangkan.

        Dengan tingkat kerusakan seperti saat ini yang ayah anda alami, tujuan dari tindakan operasi yang utama adalah untuk mencegah perburukan yang lebih berat dari fungsi saraf nya. Bila kerusakannya berlanjut dan tidak kita lakukan tindakan intervensi atau operasi maka yang kita khawatirkan adalah gejala kelumpuhannya bertambah berat ditambah dengan kesulitan untuk berkemih dan buang air besar.

        Komplikasi operasi diantaranya adalah perdarahan dan infeksi. Namun semua ini akan kita cegah dengan melakukan operasi dengan teknik yang cukup canggih dan aman.

        Saya sangat berharap bisa bertemu dengan ayah anda untuk memeriksa lebih lanjut dan melihat MRI nya. Saya berpraktek di RS Medistra Jakarta setiap hari Kamis (jam 16.00 s/d jam 20.00) atau hari sabtu (on call). Bila memang terindikasi, saya akan melakukan tindakan operasi yang sesuai untuk ayah anda. Namun semua ini harus diputuskan setelah saya memeriksa dengan lebih baik ayah anda.

        Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu ayah anda.
        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
        Email : dr.andra.bs@gmail.com

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS MEDISTRA Jakarta
        2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
        4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

  32. salam kenal dokter andra…

    saya novi,,
    dok boleh tnya kan?,, ini soal kakak saya,, sekitar satu bulan yang lalu kaka mengalami kecelakaan dan kepala membentur trotoar. nah sejak itu dia sering pusing dan lemas. ketika diperiksa oleh dokter di rumah sakit terdekat katanya mengalami pembengkakan pembuluh darah. dan dokter menyarankan operasi. dua minggu lalu kakak menjalani operasi RSUD.kota pasuruhan Jatim, dan operasinya lancar dan kakak sudah bisa beraktivitas seperti biasanya 1 minggu setelahnya. tapi beberapa hari kemarin kakak jadi sering mengeluarkan banyak darah berwarna hitam dari hidungnya dengan disertai kepala pusing dan berat. ketika ceck up ke dokter katanya tidah apa2 dan hanya di beri obat tambahan. tapi sampai sekarang tidak ada perubahan dan kakak tetap sering mengeluarkan darah dari hidung. Nah yang saya tanyakan apakah berbahaya kondisi yang seperti itu,?? tindakan apa yang harus dilakukan,??

    1. Novi yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan berkaitan dengan kasus kakak anda karena saya masih merasa ada yang kurang dari informasi yang Novi berikan.

      1. Saya kurang mengerti dengan istilah pmbengkakan pembuluh darah otak, apa mungkin bisa diperjelas yang dokter tersebut terangkan mengenai kondisi kakak anda?
      2. Operasi apa yang dilakukan pada kakak anda? Apakah pembuangan darah atau dekompresi untuk menghilangkan tekanan di dalam kepala?
      3. Setelah keluar darah berwarna hitam dari hidung, obat apa yang diberikan oleh dokter pada kakak anda?
      4. Berapa sering darah keluar dari hidung kakak anda? Dan apakah darah hanya keluar dari hidung atau mungkin dari tempat lainnya? Apakah kakak noovi juga mengalami muntah darah?

      Keluarnya darah berwarna hitam menunjukkan darah sudah bercampur dengan suatu zat yang bersifat asam yang biasanya berasal dari asam di dalam lambung. Biasanya darah berwarna merah, kecuali suatu darah lama yang pernah membeku dan belum dibuang dari dalam tubuh. Bila darah yang keluar cukup sering maka hal ini merupakan kondisi yang cukup berbahaya karena hal ini menunjukkan kemungkinan masih adanya sumber perdarahan yang masih aktif di dalam tubuh. Selain itu banyaknya darah yang keluar jelas akan mengurangi jumlah darah di dalam tubuh. Ini akan menjadi berbahaya karena darah berfungsi untuk mengangkut zat makanan dan oksigen ke seluruh bagian tubuh, sehingga bila jumlah darah berkurang maka jumlah zat makanan dan oksigen yang dibawa juga akan semakin berkurang.

      Penting sekali untuk segera ditelusuri bagian tubuh mana yang mengalami perdarahan dan segera diatasi. Periksa juga status kemampuan pembekuan darah kakak Novi untuk mengetahui apakah darah dalam keadaan encer sehingga mudah sekali menimbulkan perdarahan. Mengingat adanya kejadian cedera kepala maka tidak ada salahnya untuk dilakukan pemeriksaan CT Scan kepala kontrol dengan tujuan agar bisa melihat dan mengevaluasi keadaan di dalam kepala saat ini. Bila memang darah yang hitam itu berasal dari saluran cerna maka kakak novi harus segera dipuasakan sembari menunggu sauran cerna yang berdarah untuk pulih. Bila sumber perdarahan berasal dari saluran nafas maka hal ini jelas lebih berhaya lagi karena adanya ancaman tersumbatnya saluran nafas.

      Kadang bisa juga perdarahan itu berasal dari dalam kepala yang masuk melalui lubang yang terbentuk akibat cedera pada kepala. Hal ini perlu ditelusuri lebih lanjut dengan pemeriksaan CT Scan kepala tadi.

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat membantu Novi dan kakak Novi.
      Terima kasih

      Hormat Saya
      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

  33. Dear Dr. Andra,

    saya ingin konsultasi tentang ibu saya, usia 63 tahun, tanggal 5 des 2012 sore mengeluh pusing, kemudian tak sadarkan diri, kita kira tertidur, disaat bangun bicara tidak nyambung dan tidak kita mengerti, kemudian paginya dibawa ke petugas kesehatan terdekat (kita biasa manggilnya mantri) dicek tensi nya rendah, kemudian mantri tersebut mengatakan tidak sanggup nangani harus dibawa ke RS tanpa ada penjelasan, dikasihlah infus dari si mantri tersebut. Akhirnya kita bawa ibu ke RS dalam kondisi tak sadarkan diri/pingsan. setelah ditangani dokter di RS melalui CT Scan ditemukan bahwa ada pendarahan di otak sebelah kanan dan sudah ada pembuluh halus yg pecah, katanya ini riwayat darah tinggi yg sudah lama, kita heran karena selama ini ibu saya selalu tensi darahnya rendah (setiap berobat ke dokter umum) terus terang kita sangat shock dokter, tanggal 6 des 2012 pukul 14.00 ibu saya siuman, tapi yang jelas ingatannya ngga ada, beliau ngga ingat apa dan ngga ingat siapa. bicara seperti orang ngigau dan gelisah, hari ke 3 tanggal 8 des 2012 pagi beliau sedikit tenang dan ingatannya pulih sedikit ditandai dengan mengenal salahs atu anggota keluarga, cuma disayangkan seharian penuh silih berganti orang yg datang menjenguk ke rumah sakit, sehingga malamnya ingatannya drop kembali dan juga gelisah. hari ke 6 tanggal 11 des 2012 kondisi badannya sudah pulih, tensi normal, sudah bisa makan tanpa selang, dan sudah tidak gelisah tapi ingatan tetap belum pulih, akhirnya ibu dibawa pulang, dan sampai hari ini ingatannya masih belum pulih.

    Yang saya tanyakan dok, itu sebenarnya struk atau bukan? mengingat seluruh anggota tubuh berfungsi normal, dan apakah ingatan ibu saya bisa pulih kembali? kalau bisa dengan cara apa? tanggal 18 des 2012 jadwal ibu saya chek up.

    Terimakasih

    1. Ibu Santy yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Perdarahan di dalam kepala yang terjadi secara spontan (tanpa adanya faktor pencetus berupa trauma kepala) maka umumnya merupakan suatu penyakit stroke. Pecahnya pembuluh darah akibat berbagai hal merupakan suatu kondisi yang disebut dengan stroke. Penting diketahui bahwa stroke disebabkan oleh tekanan darah yang meningkat secara drastis dan hebat sehingga dinding pembuluh darah menjadi terkejut dan pecah secara tiba-tiba. Pasca mengalami stroke/pecahnya pembuluh darah, kadang tubuh memberikan respon untuk menurunkan tekanan darah sesaat demi mencegah perdarahan lebih hebat, tetapi usaha ini tidak bisa maksimal dan bantuan medis harus segera diberikan.

      Seseorang yang memiliki tekanan darah rendah seperti ibu anda belum tentu tidak memiliki kemungkinan untuk mengalami tekanan darah yang meningkat secara tiba-tiba dan pada akhirnya mengakibatkan stroke. Berbagai kondisi dan faktor resiko dapat meningkatkan tekanan darah secara drastis dan tiba-tiba seperti emosi, kelelahan dan lain-lain. Belum pula bila ibu anda memiliki faktor resiko seperti penyakit gula, kolesterol tinggi dan sebagainya.

      Gangguan ingatan memang disebabkan oleh kerusakan sel otak akibat serangan stroke tersebut dan harus saya akui bahwa kemungkinan pemulihan ingatan membutuhkan waktu yang tidak sebentar serta kerja keras dan dukungan dari keluarga. Berikan stimulasi dan rangsangan untuk membantu ibu memulihkan ingatannya. Mulai dari mengajak berkomunkasi sembari bercerita mengenai keluarga dan hal-hal lain yang mungkin dekat dan berkesan bagi ibu. Tunjukkan juga gambar-gambar atau foto-foto yang mungkin akan membantu ibu mengingat dirinya dan keluarganya. Hal ini tidak mudah dan kesabaran keluarga sangat diuji untuk hal ini.

      Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu anda dan ibu anda.
      Terima kasih.

      Hormat Saya
      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

  34. Dear Dr Andra,

    Terimakasih banyak dok atas penjelasannya, saya tanya lagi dok, tindakan apa yg sebaiknya dilakukan untuk mengeluarkan darah yang sudah ada di otak? apakah harus dioperasi atau bisa dengan cara lain, dokter spesialis syaraf yg nanganin ibu saya bilang mudah2an bisa terangkat darahnya dengan obat dan disinar, kemarin waktu chek up saya minta untuk di scan agar bs lihat perkembangan darahnya, dokternya bilang nanti 3 bln kedepan baru di scan untuk lihat hasilnya.

    Terimakasih

    1. Santi yang terhormat

      Tindakan untuk darah yang ada di dalam otak sangat bergantung dari jumlah darah yang ada dan apakah ada efek dorongan atau desakan ke otak akibat darah tersebut. Bila jumlah darah melebihi 30 cc dan/atau darah tersebut memberikan efek desakan ke otak maka operasi merupakan keharusan karena otak dalam keadaan serius terancam. Tetapi bila jumlah perdarahan kurang dari 30 cc dan/atau tidak menimbulkan efek desak ruang yang jelas maka tindakan operasi mungkin dapat ditunda atau tidak diperlukan. Karena daraha dengan jumlah sedikit memang dapat diserap oleh tubuh atau otak dengan sendirinya tetapi membutuhkan waktu yang tidak bisa kita tentukan lamanya.

      CT Scan saya anjurkan bila memang ada perubahan gejala klinis atau keluhan yang dialami ibu anda. Bila ibu anda mengalami penurunan kesadaran atau bila terdapat penambahan gejala kelumpuhan maka CT Scan kontrol sebaiknya segera dilakukan untuk mengevaluasi kemungkinan penyebab kondisi perburukan itu.

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat membantu anda dan ibu anda.

      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon / Neuro Intervention
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RS RAWALUMBU Bekasi
      5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

      1. dokter andra yth
        saya ingin bertanya tentang hnp,saya terkena hnp l5 s1,yg saya rasakan sekarang sehabis bangun tdr pd pg hari pinggang saya utk ber jalan sakit dan harus jln dgn agak miring tapi beberapa menit kemudian sakitnya utk jalan agak reda,kalau abis nyetir lama lalu berjalan jg sakit dok tapi beberapa men8t kemudian sakitnya mereda,oleh dokter saya utk disarankan utk pakai korset dan fisiotrapi ,saya utk bosan dok dengam fisio karna hanya nyembuhkan sementara,yg saya ingin bertanya tanyakan apakah dengan menggunakan korset serta latihan latihan , hnp yg menonjol dapat masuk kembali ke posisi semula ? lalu apakah dengan oprasi saja hnp ini bisa sembuh total dok ?

      2. Bapak Rikardo yang terhormat
        Terima kasih sudah mengunjungi blog saya

        Keluhan yang bapak rasakan merupakan ciri khas daripada jepitan saraf di tulang belakang yang disebabkan salah satunya oleh HNP. Melihat bahwa bahkan pada posisi duduk anda juga merasakan nyeri maka memang kemungkinan bahwa HNP tersebut berada di level “Lumbosacral”. Hal ini cocok dengan keterangan anda bahwa HNP berada di level L5-S1.

        Pada prinsispnya untuk terapi HNP yang tidak terlalu berat (penonjolan masih ringan) adalah dengan fisioterapi, dan fisioterapi yang terbaik adalah dengan olahraga berenang. Tujuan dari fisioterapi adalah untuk meregangkan tulang belakang sehingga penonjolan HNP tidak bertambah berat. Namun bila HNP sudah cukup berat dan keluhannya sudah mengganggu aktifitas anda maka fisioterapi atai atau pemasangan korset saja tidak akan cukup. Jepitan saraf akibat HNP dapat menjadi lebih berat. Untuk keadaan ini maka fisioterapi dan pemasangan korset tidak akan membantu sama sekali dan bahkan anda dalam keadaan terancam untuk mengalami kelumpuhan nantinya.

        Bila memang HNP yang anda alami cukup berat, maka mungkin pilihan tindakan operasi adalah yang terbaik. Dengan tindakan operasi kita dapat mengangkat tonjolan bantalan yang menjadi HNP tersebut sehingga saraf anda menjadi lepas dari jepitan dan lepas dari ancaman kelumpuhan selanjutnya. Bila sudah terlepas dari jepitan maka selanjutnya fisioterapi dan pemasangan korset akan menjadi lebih bermanfaat untuk meningkatkan pemulihan.

        Saya sangat tertari untuk melihat MRI anda dan melihat seberat apa HNP yang anda alami. Bila anda berkenan dan tertarik dapat menemui saya di tempat-tempat saya berpraktek. Mudah-mudahan saya dapat membantu anda. Saat ini teknik operasi HNP sudah sangat maju dengan bukaan atau irisan operasi yang kecil serta minimal trauma terhadap jaringan tubuh. Kita biasa menggunakan mikroskop untuk mengambil HNP tersebut. Semoga saya dapat membantu anda.

        Demikian dulu dari saya. Semoga anda diberikan kesehatan selalu.
        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS MEDISTRA Jakarta
        2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
        4. RS RAWALUMBU Bekasi
        5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

      3. terimakasih banyak blsnnya dok jadi sebenernya pemakaian korset itu gunanya untuk apa ya dok ?saya ingin sembuh secara permanent dok kareena saya termasuk orang yg mobile dan sering keluar kota sehingga utk menjalani fisio agak susah ngatur waktunya dok,apa ya cara utk sembuh secara permanent itu gunanya hanya dengan oprasi ?maksud dokter fisiotrapi itu baru efektif setelah oprasi ?lalu untuk tingkat keberhasilannya seberapa persen ?

      4. Bapak Rikardo yang terhormat

        Guna korset adalah untuk mempertahankan agar tidak terlal banyak pergerakan pada bagian tulang belakang. Dan sama dengan fisioterapi, selama HNP masih ada maka hal ini tidak terlalu banyak bermanfaat.

        Menurut saya agar anda dapat melanjutkan aktifitas yang mobile tersebut makasebaiknya HNP tersebut segera dibuang. Hal ini akan membuat anda aman dari ancaman kelumpuhan saraf selanjutnya dan anda dapat bergerak secara aktif pasca operasi. Fisioterapi menjadi efektif apabila HNP sudah dibuang.

        Saya tidak dapat menyebutkan angka pasti keberhasilan operasi. Namun pengalaman saya pasien-pasien yang telah dioperasi akan mengalami pemulihan lebih cepat dan lebih baik selain terbebas dari ancaman kelumpuhan selanjutnya. Pengalaman saya pasien-pasien yang terlambat dilakukan operasi akan memiliki angka kelumpuhan yang jauh lebih besar. Oleh karena itu saya menyarankan bapak untuk dilakukan tindakan operasi.

        Demikian dulu dari saya, semoga dapat menambah informasi bagi anda.
        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS MEDISTRA Jakarta
        2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
        4. RS RAWALUMBU Bekasi
        5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

      5. terimakasih banyak doketer andra ,jarang saya menemui doker yg baik seperti anda
        yg baik saya khawatirkan 1efek kedepannya jika tdk oprasi adalah makin memburuknya kondisi saya sehingga saya tdk bisa membahagiakan kel dan menganggu aktivitas ,jika oprasi yg dibuang itu cairan lunak yg menonjol ke saraf ya dok ?saya pernah dianjurkan oprasi oleh dokter tetapi katanya yg dibuang itu tulang dekat syraf yg terjepit,tujuannya agar jepitan saraf mereda ,yg mana dok yg benar ?karena saya sangat ingin pulih permanen walaupun dgn oprasi oleh,tetapi tapi saya ragu karena saya tdk tau metode yg aman yg seperti apa dok dan utk estimasi biaya berapa dok utk oprasi ini ?? terimakasih banyak doketer dok semoga selalu diberikan kemudaham oleh allah swt dalam menjalankan tugas sbg dokter .

      6. Rikardo yang terhormat

        Benar sekali bahwa tujuan operasi adalah juga untuk mencegah perburukan dan mencegah kelumpuhan. Ini penting agar anda selanjutnya dalam keadaan yang aman untuk beraktifitas.

        Tindakan operasi bertujuan untuk melepaskan jepitan saraf yang diakibatkan oleh HNP, sehingga yang diambil pada operasi adalah tonjolan HNP tersebut. HNP merupakan tonjolan bantalan diantara tulang yang biasanya melar akibat tekanan dari tulang karena aktifitas tubuh yang monoton. Selain oleh karena HNP, beberapa jaringan lunak di dalam saluran saraf pada tulang belakang juga dapat menebal yang kemudian menekan saraf. Bila hal ini memang terjadi maka kita uga akan membebaskan jepitan dari jaringan lunak tersebut.

        Biasanya untuk HNP, saya sebagai bedah saraf akan melakukan tindakan operasi yang sedikit mungkin melukai jaringan sehat. Bahkan stabilitas dari tulang belakang harus dijaga dengan baik dengan sesedikit mungkin mengambil atau membuka jaringan tulang. Jaringan saraf tidak boleh tersentuh apalagi tercederai. Biasanya saya juga menggunakan mikroskop untuk mengambil HNP nya sehingga akan meningkatkan keamanan operasi.

        Saya tidak mengetahui biaya operasi HNP. Bapak Rikardo dapat langsung menanyakan kepada rumah sakit terkait. Bila memungkinkan saya ingin sekali bertemu dengan bapak untuk memeriksa bapak dengan lebih baik dan melihat MRI bapak. Saya dapat ditemui di tempat-tempat saya berpraktek.

        Demiian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu bapak.
        Terima kasih

        Hormat Saya
        Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS MEDISTRA Jakarta
        2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
        4. RS RAWALUMBU Bekasi
        5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

  35. Pagi dr andra terimakasih atas penjelesannya
    jadi pada oprasi tsb yg diambil hanua bagian yg menonjol saja ya?untuk komplikasi kelumpuhan pd oprasi ini apa ada dok?sekarang ini leher saya sampai bahu jg sakit dok semoga,filing saya juga ada hmp di leher saya ini lalu apakah bisa di oprasi langsung dua duanya sekaligus dok di leher dan pinggang ?karena hal ini sangat mengganggu aktivitas says dok di,semua jadi serba sulit ,nyetir pun bahu jg sakit dok,kalo di rs pdk kopi ada hari apa saja ?

    1. Bapak Rikardo yang terhormat

      Benar sekali bahwa yang kita ambil hanya bagian yang menonjol saja. Kita tidak mau mengganggu atau merusak jaringan yang sehat. Tindakan yang kita lakukan harus bersifat “minimal invasif” yaitu sesedikit mungkin mencederai bagian yang sehat.

      Komplikasi kelumpuhan bisa saja terjadi, namun segala sesuatu dalam hidup ini selalu memiliki resiko. Namun walaupun resiko ada bukan berarti resiko harus terjadi karena kita akan bekerja secara hati-hati dengan dukungan alat yang baik. Tujuan dari operasi tentunya untuk memberikan kebaikan pada pasien dan berusaha untuk menyelesaikan masalah.

      Bisa saja juga terdapat HNP di leher namun hal itu harus dipastikan terlebih dahulu dengan pemeriksaan MRI leher. Bila memang terdapat HNP di leher dan terindikasi untuk dilakukan tindakan operasi maka sebaiknya juga dilakukan tindakan operasi tersebut.

      Di RS Pondok Kopi saya berpraktek setiap selasa malam. Namun bapak bisa membuat perjanjian di hari lainnya.

      Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu bapak. Terima kasih.

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RS RAWALUMBU Bekasi
      5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

      1. Trims atas pencerahannya dok
        Kalau untuk tingkat kemunkinan threajadinya kelumpuhan berapa persen dokter andra?lalu biasanya yg menjadi pertimbangan untuk oprasi atau tidak itu dasarnya apa ya dok ?apa dari mri saja sudah bisa disimpulkan hrs oprasi atau tdk?
        saya penasaram sebenernya lebih bagus fisooterapi seperti laser atau hanya berenang saja dok cu lebih bagus ?

      2. Bapak Rikardo yang terhormat

        Kemungkinan terjadinya kelumpuhan harus kita usahakan menjadi “0” persen. Saya juga seorang manusia yang tak boleh takabur. Saya tidak tahu berapa persen kemungkinan kelumpuhan namun saya akan berusaha agar kelumpuhan tidak terjadi.

        Pertimbangan operasi adalah bila gejala sudah mengganggu dan tonjolan HNP jelas-jelas mengiritasi dtau menekan saraf. Dari MRI kita dapat melihat penekanan dan iritasi in dan kemudian menentukan apakah sebaiknya dioperasi atau tidak.

        Renang adalah fisioterapi terbaik untuk HNP.

        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS MEDISTRA Jakarta
        2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
        4. RS RAWALUMBU Bekasi
        5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

  36. dok malam
    kalau jadwal prsktek dokter di rscm ada nya hari apa saja dok ?tolong info nya ya dok malam,terimakasih sebekumnya

      1. malamb dok terimakasih atas jawabannya
        ika tak adanhalangan saya akana menmjui dokter dinrs tempat dr praktek
        saya pernah baca artikel dol tentang hnp leher,apaksh bensr oprasi hnp leher dilakukan pembedahannys dari depan leher dan diganti bantalan sendinya dgn yg baru?dan apa se kompleks itu dok masalah hnp pada leher?sangat berbahayakah oprasinpada hnp leher ini dok?

      2. Benar sekali apa yang bapak baca bahwa untuk operasi HNP di leher maka jalur masuk kita sebaiknya dari depan. Hal ini bertujuan untuk mencegah menyentuh saraf yang letaknya di belakang. Dan memang benar, bantalan HNP yan menonjol akan kita buang dan kita ganti dengan tulang atau bahan sintetik khusus.

        Kompleksitas HNP leher hanyalah bahwa lokasinya yang agak sulit dan banyak struktur penting yang ada di leher. Namun dengan teknik operasi yang benar, semua resiko dapat dicegah.

        Demikian dari saya. Terima kasih

        Dokter Andra

      3. terimakasih atas waktunya dok
        darinpengalaman dokter selama menjalani opersai di leher apa ada yang berhasil dok? saya skrg masih di luar kota dok,esok lusa setiba di jkt saya akan berkunjung ke dr,apa alat sintetis tsb harus diganti suatu saat nanti dokter?thx

      4. Alhamdulillah, sebagian besar kasus yang kita kerjakan berhasil dengan baik.

        Tidak, alat sintetis akan tetap secara permanen di tempatnya dan tidak akan diganti.

        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS MEDISTRA Jakarta
        2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
        4. RS RAWALUMBU Bekasi
        5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

  37. dokter saya dapat info dari teman yg mengatakan,ada bedah minimal invasil servikal disektomi anterior di india untu mengatasi hnp di leher dok,apa cara bedah itu sudah ada di indonesia ini ?

    1. Alhamdulillah kita sudah dapat mengerjakan teknik yang minimal invasif, namun dengan syarat alat penunjangnya juga harus baik dan bagus. Untuk operasi tersebut kita memerlukan mikroskop yang baik pula.

      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RS RAWALUMBU Bekasi
      5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

  38. dokter yg baik hati sy mau tny..
    ayah sy 2th yg lalu terkena stroke pndarahan otak wkt itu lngsung di bw ke RS di ct scan pendarahan krg dari 50cc kt dokternya tdk perlu oprasi.ayah mengalami lumpuh badan bag kiri.1mgg di RS ayah sdh boleh plg walau keadaan blum bisa apa2 hanya terbaring.karena kterbatasan biaya kami cuma berobat ke alternatif.skrng ayah sdh bisa duduk dan belajar berdiri.kalau bicara&ingatan skrg sdh 90%baik.yg sy tny bgmn pnanganan agar ayah sy bisa brjalan lgi dg byy kami yg trbts.tks..

    1. Ibu Dias yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Kelumpuhan akibat stroke merupaka sesuatu yang tidak dapat dihindarkan dan sangat sulit untuk disembuhkan. Saya harus mengatakan bahwa tidak ada kelumpuhan yang akan membaik 100% pasca stroke perdarahan. Satu-satunya jalan untuk melatih kekuatan dan memperbaiki kelumpuhan adalah dengan latihan dan fisioterapi yang berat serta harus didukung oleh motivasi yang kuat dari bapak anda. Sungguh bagus sekali perkembangan yang ayah anda sudah alami dan saya optimis perkembangan ke arah yang lebih baik pasti akan terjadi.

      Yang penting sekarang adalah ayah anda harus benar-benar semangat dan termotivasi untuk pemulihannya. Tugas anda sebagai anak dan keluarga lainnya adalah untuk mendukung secara penuh ayah anda dalam proses pemulihannya. Hal ini tidak gampang dan membutuhkan semangat dan tenaga serta kesabaran yang besar. Namun dengan latihan dan fisioterapi yang benar dan teratur maka kemungkinan pulihnya kelumpuhan bisa mencapai 70-80%.

      Jadi…AYO SEMANGATLAH…..teruskan latihannya dan jaga tekanan darah selalu dalam keadaan normal dan stabil.

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat membantu anda dan ayah anda.
      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
      Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RS RAWALUMBU Bekasi
      5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

      1. Selamat pagi

        komplikasi yg kunkin dan jugg umum terjadi pada hnp leher itunapa saja ? dan kalau tidak operasi apakah punya efeknjangka panjang nantinya? terimakasih banyak sebelumny dokter andra

      2. Komplikasi yang mungkin terjadi adalah perdarahan, infeksi dan kelumpuhan. Namun semuanya akan kita cegah dan kita usahakan untuk tidak terjadi dengan teknik operasi yang baik dan alat-alat yang canggih.

        Bila tidak dilakukan tindakan operasi maka kelumpuhan akan terjadi dan akan bersifat permanen. Ini harus kita cegah.

        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dokter Andra (Dr. M. Radhian Arief, SpBS)
        Neurosurgeon / Endovascular Neurosurgeon
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS MEDISTRA Jakarta
        2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
        4. RS RAWALUMBU Bekasi
        5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta.

  39. Pag dok, umur 38 th. saya ada benjolan didada sebesar biji lada, pernah kosultasi ke dokter umum katanya lipoam/lemak…….dan benjolan ini dah ada sekitar 2 th yg lalu….tapi ukurannya tidak membesar ………..berbahaya kah dok atau perlu diangkat…………..ditunggu dok jawabannya……Tq….

    1. Ibu Ruska yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Lipoma yang tidak mengganggu dan tidak membesar secara progresif mungkin memang tidak perlu diangkat. Indikasi pengangkatan lipoma bila benjolan ini sudah akan mengganggu fungsi dan kosmetik dari si penderita, misalnya menyebabkan rasa nyeri atau kesemutan dan kesulitan dalam menggerakkan bagian tubuh tertentu.

      Namun yang penting harus anda perhatikan disini adalah apakah benjolan tersebut memang lemak (lipoma) atau tidak, apalagi benjolan tersebut terdapat di dada. Jenis benjolan ini harus dipatikan dengan benar. Karena seperti kita ketahui banyak sekali jenis benjolan di dada apalagi pada wanita.

      Demikian dulu dari saya , semoga dapat membantu anda
      Terima kasih

      Hormat Saya
      Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
      Neurosurgeon (Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular neurosurgeon
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS ISLAM PONDOK KOPI jakarta
      4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
      5. RS RAWALUMBU Bekasi
      6. RS JAKARTA HEART CENTER Jakarta –> coming soon

      1. Malam dokter
        Saya punya keluhan sering sakit bagian leher sampai bahu kanan dan kadang kelingking jari kanan saya kesemutan kecil,saya ada hnp di pinggang,apakah munkin hnp terjadi di leher?lalu apa yg harus saya lakukan untuk mengurangi nyeri di leher saya ini?tolong jawabannya dok,trims

      2. Bapak Willy yang terhormat
        Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

        Keluhan nyeri di leher sampai bahu kanan merupakan keluhan unik pada HNP leher. HNP sangat mungkin terjadi di leher karena leher merupakan bagian tubub kita yang memiliki pergerakan cukup banyak. Dengan riwayat anda mempunya HNP pinggang maka sangat mungkin anda untuk mengalami HNP leher. Hal ini dikarenakan bantalan antara tulang belakang anda sudah menunjukkan sifat kelemahanya atau degenerasinya.

        Yang anda harus lakukan sekarang adalah memeriksakan diri anda ke dokter saraf atau dokter bedah saraf dan dilakukan pemeriksaan MRI leher untuk memastikan apakah HNP leher memang terjadi dan seberapa berat HNP tersebut. Obat-obat anti nyeri mungkin diperlukan namun bila HNP leher sudah cukup berat maka tindakan operasi merupakan langkah terbaik. Lakukan juga pemeriksaan EMG untuk memastikan apakah ada saraf yang mengalami iritasi atau penekanan di bagian leher.

        Demikian dulu dari saya, semoga dapat membantu anda.
        Bila anda tertarik, dapat menemui saya di tempat-tempat saya berpraktek.
        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
        Neurosurgeon (Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-Intervensi)
        Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
        CEO PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
        Konsultan pada PT QUALEX INNOVATION INDONESIA (QINOVEX) : (www.qinovex.com)

        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS MEDISTRA Jakarta
        2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
        4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
        5. RS RAWALUMBU Bekasi
        6. RS JAKARTA HEART CENTER (JHC) Jakarta

  40. tq dok atas penjelasan dari dokter,,,,,……ya nih dokter memang didada tapi bukan dipayudaranya……mohon penjelasanya lagi dok….tempat tinggal ku dilampung kalo mesti kejakarta konsul ma dokter trlalu jauh…..kalo dilampung aku mesti kedokter apa yaaa……….mohon infonya lagi dokter….tq

    1. Ibu Ruska sebaiknya bertemu dengan dokter bedah tumor atau dokter bedah onkologi, untuk diperiksa lebih lanjut agar dapat dipastikan jenis benjolan itu apa sesungguhnya. Saya rasa bila tidak ada dokter bedah tumor disana maka anda dapat juga berobat ke dokter bedah umum.

      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
      Neurosurgeon (Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-Intervensi)
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      CEO PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
      Konsultan pada PT QUALEX INNOVATION INDONESIA (QINOVEX) : (www.qinovex.com)

      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS MEDISTRA Jakarta
      2. RS OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
      5. RS RAWALUMBU Bekasi
      6. RS JAKARTA HEART CENTER (JHC) Jakarta

  41. Umur saya masih 23 tahun dok,mengapa di usia semuda saya bisa terkena hnp di pinggang dan leher dok?
    Saya sudah cek ke dr syaraf dan dia hanya menyarankan untuk minum obat yg sama dengan sakit di bagian pinggang dan beremanh saja, apa solusinya memang itu ya dok?tindakan operasi hnp leher di dalam negeri sudah bisa dok?

    1. Bapak Willy Firdaus yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Penyakit HNP sekarang sudah menyerang usia yang jauh lebih muda dikarenakan banyak faktor, seperti beban tubuh yang terlalu berat, gerakan-gerakan yang tidak ergonomis atau posisi yang monoton terlalu lama yang juga tidak ergonomis.

      Bila HNP masih sangat ringan dan penonjolan HNP tersebut belum menekan saraf dengan berat maka terapi terbaik adalah obat-obatan dan fisioterapi. Namun bila HNP sudah sangat berat menekan saraf maka operasi merupakan jalan terbaik.

      Di Indonesia sudah dapat dilakukan operasi HNP leher dengan baik. Saya dapat mengerjakannya juga. Bila anda tertarik, dapat menemui saya di tempat saya berpraktek.
      Semoga saya dapat membantu anda.

      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
      Neurosurgeon (Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-intervensi)
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      CEO PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
      Konsultan Pelayanan Kesehatan dan Rumah Sakit pada PT. QUALEX CONSULTING / QINOVEX (www.qinovex.com)

      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS. MEDISTRA Jakarta
      2. RS. OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS. JAKARTA HEART CENTER (JHC) Jakarta
      4. RS. ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      5. RS. RAWALUMBU Bekasi
      6. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

  42. terima kasih infonya dokter, tentang perdarahan epidural, saya mau tanya apa bahaya darah kotor dalam otak kecil bila tdk segera ditangani

    1. Ibu Yana yang terhormat

      Darah di dalam kepala atau di dalam otak akan menjadi berbahaya bila jumlahnya banyak dan melewati batas toleransi otak terhadap tekanan yang diberikan darah tersebut. Bila darah hanya dalam jumlah yang sedikit maka secara umum tidak terlalu berbahay karena otak memiliki kemampuan untuk menyerap darah tersebut dengan sendirinya.

      Khusus untuk di daerah otak kecil, selain luas ruangan daerah otak kecil lebih sempit daripada ruang otak besar, sehingga darah dalam jumlah yang lebih sedikit sudah dapat memberikan efek yang berat bagi otak. Selain itu, tepat di depan otak kecil terdapat struktur vital yang disebut dengan batang otak. Bila batang otak ini terdesak oleh darah dari otak kecil maka dapat mengakibatkan kerusakan hebat bahkan kematian. Oleh karena itu untuk perdarahan di daerah otak kecil memerlukan perhatian lebih besar dibandingkan perdarahan di otak besar.

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat membantu anda.
      Terima kasih

      Hormat Saya
      Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
      Neurosurgeon (Dokter Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-Intervensi)
      Staf Medik Departemen Bedah Saraf FKUI-RSCM
      CEO PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
      Konsultan Pelayanan Kesehatan dan Rumah Sakit pada PT. QUALEX CONSULTING / QINOVEX (www.qinovex.com)

      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS. MEDISTRA Jakarta
      2. RS. OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS. ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RS. JAKARTA HEART CENTER (JHC) Jakarta
      5. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
      6. RS. RAWALUMBU Bekasi

  43. sore dr Andra yg budiman,

    saya sudah 3thn sering mengalami vertigo+muntah,
    sekitar 10 bulan yg lalu saya memutuskan check k dokter syaraf n d sarankan untuk CT Scan dg kontras,dan tryata hasil’y edema serebri,n mnjalani opname 2x
    oleh dokter yg menangani saya dberi obat unalium 10mg,brainact inj 1gr,ketorolak inj,alprazolam,ondansetron n lansoprazole n ada sktar 7jnis obt lain’y yg saya kurang tau nama’y, tp smpe skrg vertigo saya masih kambuh,saat kambuh n minum unalium 10mg n brainact yg dlu manjur sekarang tdk lg(setelah minum obat vertigo tdk berkurang) akhirnya oleh dokter diberi obat tmbahan MST,klo minum k’3 obt itu baru vertigo mly b’kurang,
    yg mau sy tanyakan langkah apalago yang pelu saya lakukan agar vertigo tdk kmbuh kembali? sebenarnya apa bhaya dari odem cerebri ? teman saya menyarankan untuk MRI,apa itu perlu dok ?
    Terima kasih sebelum n sesudahnya dokter,

    1. Ibu Aisyah yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Tampaknya anda mengalami gejala vertigo yang cukup berat. Sudah banyak obat yang diminum namun tidak mampu mengatasi gejala yang anda rasakan. Saya perhatikan obat-obat yang sudah ibu konsumsi cukup kuat, apalagi dengan MST. Dengan keadaan seperti ini maka tampaknya harus dilakukan penelusuran apa yang menyebabkan vertigo pada anda. Vertigo dapat disebabkan oleh banyak hal. Ketidakseimbangan hormon, gangguan aliran dan sirkulasi darah di pembuluh darah otak, adanya kelainan langsung di dalam otak atau di sistem vestibuler (keseimbangan) dapat menimbulkan vertigo.

      Edema serebri sangat jarang terjadi secara spontan, dan merupakan suatu kondisi yang tidak ringan. Edema serebri paling sering disebabkan oleh trauma atau cedera pada otak atau perdarahan serta tumor di dalam otak. Untuk kondisi anda saat ini, saya juga menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan MRI kepala guna mencari apakah ada kelainan di dalam otak anda. Selain itu apakah kemungkinan pada masa sekarang ada faktor-faktor resiko yang memungkinkan anda mengalami ketidakseimbangan hormon, seperti sedang dalam masa kehamilan atau mungkin masa menopause…?? Faktor resiko penyebab vertigo anda ini harus segera diatasi.

      Bahaya edema serebri sangat banyak, mulai dari kelumpuhan atau gangguan fungsi saraf. Bahaya terbesar adalah ancaman nyawa akibat penekanan ke batang otak oleh bagian otak yang bengkak. Namun anda jangan khawatir, pada kasus anda mungkin tidak akan sampai mengakibatkan ancaman nyawa. Yang penting adalah dicari penyebab edema serebri ini segera karena tidak mungkin otak dibiarkan terus menerus mengalami pembengkakan.

      Demikian dulu dari saya, semoga dapat membantu anda.
      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
      Neurosurgeon (Dokter Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-Intervensi)
      Staf Medik FKUI-RSCM
      CEO PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
      Konsultan Pelayanan Kesehatan dan Rumah Sakit pada PT. QUALEX CONSULTING / QINOVEX (www.qinovex.com)

      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS. MEDISTRA Jakarta
      2. RS. OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS. ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RS. RAWALUMBU Bekasi
      5. RS. JAKARTA HEART CENTER (JHC)
      6. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

  44. selamat malam dokter,

    saya mau melengkapi pertanyaan sebelumnya,
    menurut dokter syaraf yg menangani saya,edema cerebri biasanya terjadi pada kasus kecelakaan(trauma kepala) tp sebelumnya saya tidak pernah mengalami itu, lalu kemudian dokter menjelaskan pembengkakan yang saya alami mungkin disebabkan karena kurang suplai oksigen k otak ,itu maksudnya apa ya dok ?
    dari hasil CT Scan otak saya yg mengalami pembengkakan hanya bagian sebelah kiri dok,
    mohon penjelasan dari dokter,terima kasih sebelum n sesudahnya… 🙂

    1. Ibu Aisyah yang terhormat

      Pembengkakan otak hanya pada satu sisi merupakan tanda yang perlu dianggap serius karena kemungkinan besar disebabkan oleh suatu kelainan di dala otak. Hal ini harus segera ditatalaksana dan dicari penyebabnya. MRI otak mungkin merupakan pilihan terbaik. Saya bahkan akan menyarankan untuk dilakukan Angiografi otak untuk melihat struktur pembuluh darah otak dengan lebih baik, karena kurangnya suplai oksigen ke otak bisa merupakan tanda gejala awal atau gejala peringatan kemungkinan sumbatan pembuluh darah otak akan terjadi atau yang disebut dengan stroke.

      Bila ibu tertarik, dapat menemui saya di tempat-tempat saya berpraktek. Saya dapat melakukan angiografi juga untuk memastikan keadaan pembuluh darah ibu baik-baik saja dan mencegah stroke yang mungkin akan datang.

      Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu ibu.
      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
      Neurosurgeon (Dokter Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-Intervensi)
      Staf Medik FKUI-RSCM
      CEO PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
      Konsultan Pelayanan Kesehatan dan Rumah Sakit pada PT. QUALEX CONSULTING / QINOVEX (www.qinovex.com)

      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS. MEDISTRA Jakarta
      2. RS. OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS. ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
      4. RS. RAWALUMBU Bekasi
      5. RS. JAKARTA HEART CENTER (JHC)
      6. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta

      1. selamat pagi dokter Andra,
        terima kasih untuk semua pnjelasannya,
        tentang keseimbangan hormon(sedang hamil atau menopaose) saat ini keduanya tidak saya alami dok,karena saya masih single n baru berusia 23th,
        saat kelelahan vertigo saya pasti langsung kambuh dok n sekarang disertai dg sesak nafas,,selain MRI n angiografi apa ada cara lain untuk mengetahui penyebab edema serebri yg saya alami dok…?
        Karena d daerah tempat tinggal saya belum ada RS yg mempunyai fasilitas itu,saya ingin sekali menemui dokter n berkonsultasi secara langsung tetapi tempat tinggal saya jauh d daerah jawa tengah,

      2. Aisyah yang terhormat
        Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

        Wah, ternyata anda masih muda ya. Namun jangan salah bahwa pada seusia anda juga ada kemungkinan terdapat kadar hormon yang naik turun dan mungkin dalam nilai yang ekstrim. Itulah semangat muda, ya kan…..

        Selain dengan MRI atau angiografi maka edema serebri (pembengkakan otak) dapat dideteksi dengan pemeriksaan CT Scan kepala. CT Scan kepala memang merupakan pemeriksaan yang cukup canggih namun alatnya lebih banyak dan lebih terdistribusi luas di seluruh daerah di Indonesia. Saya rasa CT Scan pasti terdapat di daerah anda.

        Kapan-kapan kalau anda datang ke Jakarta, silahkan berkunjung ke tempat saya berpraktek. Semoga kita dapat bersilaturahmi.

        Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu anda.
        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
        Neurosurgeon (Dokter Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-Intervensi)
        Staf Medik FKUI-RSCM
        CEO PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
        Konsultan Pelayanan Kesehatan dan Rumah Sakit pada PT. QUALEX CONSULTING / QINOVEX (www.qinovex.com)

        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS. MEDISTRA Jakarta
        2. RS. OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS. JAKARTA HEART CENTER (JHC)
        4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
        5. RS. ANTAM MEDIKA Jakarta
        6. RS. ISLAM PONDOK KOPI Jakarta

      3. Dok, saya merasakan sakit perut bagian atas dan bawah. Teras semenjak melahirkan 6 bln yg lalu. Selin itu ya jg mengalami sakit kepala yang cukup sering…makin terasa apabila kelelahan…terakhir saya mengalami vertigo…kepala pusing seperti berputar dan rasany klo berdiri mau muntah…d kasih obat vertigo bisa sembuh…iy saat itu tekanan darah tinggi saya 140/89. Usia saya 26 th berat badn saya 90kg(bb tidak turun2 semenjak melahirkan) dengan riwayat hipertensi…yg ingin saya tanyakan apakah ada hubunganny dengan sakit kepala yg saya alami atau sakit pada perut dengan vertigo saya?soalny yang saya baca vertigo tuh bs timbul dari gangguan penyakit dalam,Tht,dan saraf.lantas apa yg harus sya lakukan untuk mendeteksi penyebab vertigo saya?dr spesialis apa yg tepat untuk menangani kasus seperti yg saya alami.terima kasih sebelumnny…

      4. Riesna yang terhormat
        Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

        Sakit kepala atau vertigo yang anda alami mungkin berhubungan dengan tekanan darah tinggi yang anda miliki. Aliran darah dengan tekanan yang tinggi dapat merangsang struktur di dalam kepala sehingga akan menimbulkan sakit kepala. Khusus untuk vertigo biasanya juga berhubungan dengan ketidakseimbangan hormonal di dalam tubuh anda.

        Menurut saya tidak ada hubungan antar nyeri perut yang anda alami dengan keluhan vertigo. Kelainan di perut mungkin merupakan penyakit lainnya yang perlu anda telusuri juga. tentu saja untuk kelainan perut sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter penyakit dalam atau dokter bedah saluran cerna.

        Karena begitu banyaknya kemungkinan penyebab vertigo, maka biasanya pasien dengan keluhan vertigo akan langsung diberikan obat-obatan penghilang gejala vertigo, tanpa harus dicari penyebab vertigonya. Namun bila dengan obat-obatan tidak meredakan gejala vertigo tersebut maka barulah kemudian dilakukan penelusuran penyebab vertigo tersebut. Pemeriksaan CT Scan kepala, MRI kepala atau pemeriksaan pembuluh darah otak mungkin perlu dilakukan.

        Saya menyarankan anda untuk memeriksakan diri ke dokter saraf (neurolog) terlebih dahulu. Dokter saraf akan mencari kira-kira penyebab vertigo anda dan akan memberikan obat-obatan pengurang gejala vertigo. Bila memang diperlukan, dokter saraf nantinya akan memintakan pemeriksaan CT Scan atau MRI kepala. Selain itu, jika memang diperlukan pula, dokter saraf akan mengkonsulkan ke dokter THT.

        Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu anda.
        Terima kasih.

        Hormat Saya

        Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
        Neurosurgeon (Dokter Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-Intervensi)
        Staf Medik FKUI-RSCM
        CEO PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
        Konsultan Pelayanan Kesehatan dan Rumah Sakit pada PT. QUALEX CONSULTING / QINOVEX (www.qinovex.com)

        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS. MEDISTRA Jakarta
        2. RS. OMNI PULO MAS Jakarta
        3. RS. JAKARTA HEART CENTER (JHC)
        4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
        5. RS. ANTAM MEDIKA Jakarta
        6. RS. ISLAM PONDOK KOPI Jakarta

  45. dear dokter andra yang baik hati……….
    aku ruska yng sering konsul ma dokter tentang lipoam, setelah aku dianjurkan dokter andra ke dokter spesialis bedah ternyata bejolan itu atherum, dan dokter bedah menyarankan tuk diangkat menggunakan bius lokal saja karena dah kemerahan dan terasa nyeri….aku takut lo dok , bisa ngga ya dok tanpa operasi minum obat aja…..apakah atherum itu , berbahaya kah dok…….mohon maaf ya dokter sering nanya….ditunggu penjelasannya…….tq dok…

    1. Ruska yang terhormat
      Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

      Anda tidak perlu khawatir, karena tidak ada yang berbahaya dalam kasus anda. Mungkin yang dimaksud dengan “atherum” itu adalah “Kista Atherom”. Ini merupakan jenis tumor jinak juga namun kandungannya bukan lemak seperti pada lipoma. Jenis tumor ini juga diterapi dengan dilakukan operasi pengangkatan, dan setelah itu tuntas sudah. Sayang sekali, kista atherom tidak dapat diobati selain dengan operasi pengangkatan.

      Bila anda khawatir atau takut, dapat juga dilakukan dengan sedasi umum dimana anda dibuat tertidur selama pengerjaan. Pengangkatannya tidak sulit dan memakan waktu yang sebentar. Bila anda tertarik, saya juga dapat mengangkat kista atherom anda. Semuanya tergantung Ruska saja.

      Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu Ruska.
      Terima kasih

      Hormat Saya

      Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
      Neurosurgeon (Dokter Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-Intervensi)
      Staf Medik FKUI-RSCM
      CEO PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
      Konsultan Pelayanan Kesehatan dan Rumah Sakit pada PT. QUALEX CONSULTING / QINOVEX (www.qinovex.com)

      Email : dr.andra.bs@gmail.com
      Twitter : @dokter_andra

      Saya dapat ditemui di :
      1. RS. MEDISTRA Jakarta
      2. RS. OMNI PULO MAS Jakarta
      3. RS. JAKARTA HEART CENTER (JHC)
      4. RSCM / RSCM KENCANA Jakarta
      5. RS. ANTAM MEDIKA Jakarta
      6. RS. ISLAM PONDOK KOPI Jakarta

      1. sore dokter Andra yang baik hati…
        Saya aisyah yang dulu pernah b’konsultasi tentang vertigo,
        seminggu yang lalu saya harus opname kembali d RS selama seminggu karena kepala mengalami vertigo n sakit luar biasa(spt dcengkram).akhirnya oleh dokter dilakukan pemeriksaan CT Scan dengan kontras hasilnya edema cerebri seb kiri n EEG hasilnya menunjukkan adanya gelombang epileptogenic, itu maksudnya apa ya dok…?selama ini saya belum pernah mengalami kejang,
        oleh dokter syaraf yang menangani saya diberi obat MST, Ikapen, brainact, ketese, unalium 10mg, alprazolam, n dexa…
        Sebenarnya saya sakit apa dok,sejujurnya sampai saat ini saya masih bingung…?mohon penjelasannya dari dokter,

      2. Ibu Aisyah yang terhormat

        Keadaan anda cukup unik dan belakangan ini banyak juga saya temukan. Hasil pemeriksaan anda menunjukkan bahwa otak anda mengalami pembengkakan dan hasil EEG menunjukkan adanya gangguan listrik otak yang merupakan penyebab kejang. Anda memang tidak pernah kejang (seperti yang anda bayangkan kejang). Namun harus anda ketahui bahwa BENTUK SERANGAN KEJANG YANG PALING RINGAN adalah SAKIT KEPALA HILANG TIMBUL.

        Dari daftar obat yang diberikan oleh dokter anda adalah obat-obat untuk anti kejang, pengurang rasa nyeri dan obat anti bengkak otak. Terus terang saya setuju dengan terapi yang diberikan oleh dokter saraf anda. Namun penting sekali untuk dilakukan evaluasi setelah pengobatan selesai untuk melihat apakah ada perbaikan. Selain itu yang menjadi penting juga adalah harus dicari apa yang menjadi penyebab terdapat pembengkakan otak anda dan aktifitas epileptogenik pada otak anda. Pembengakakan otak umumnya disebabkan oleh adanya suatu kelainan di otak. Biasanya bila otak mengalami gangguan aliran darah atau oksigenasi maka otak akan bengkak. Pada saat otak mengalami kejang maka aliran darah dan oksigen ke otak akan terganggu. Jadi kedua hal yang dialami otak anda merupakan dua hal yang saling berhubungan.

        Coba konsultasikan dengan dokter saraf anda apakah yang menjadi penyebab gangguan pada otak anda ini. Apakah ada penyakit yang mendasari atau merupakan suatu pembengkakan biasa saja.

        Demikian dulu dari saya, semoga saya dapat membantu anda.
        Terima kasih

        Hormat Saya

        Dr. M. Radhian Arief, SpBS (Dokter Andra)
        Neurosurgeon (Dokter Spesialis Bedah Saraf) / Endovascular Neurosurgeon (Neuro-Intervensi)
        Staf Medik FKUI-RSCM
        CEO pada PT. ALTERLOBE INDONESIA (www.alterlobe.com)
        Konsultan Pelayanan Kesehatan dan Rumah Sakit pada PT. QUALEX CONSULTING / QINOVEX (www.qinovex.com)

        Email : dr.andra.bs@gmail.com
        Twitter : @dokter_andra

        Saya dapat ditemui di :
        1. RS. MEDISTRA Jakarta
        2. RS. ANTAM MEDIKA Jakarta
        3. RS. OMNI PULO MAS Jakarta
        4. RS. ISLAM PONDOK KOPI Jakarta
        5. RS. DHARMAIS Jakarta
        6. RS. RAWALUMBU Bekasi

Tinggalkan Balasan ke andrea Batalkan balasan

PERJALANAN SEORANG DOKTER BEDAH SARAF